Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali Terbaru

Hujan Abu Tipis Turun di Musuk Boyolali, Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Guguran

Gunung Merapi kembali mengeluarkan Awan Panas Guguran atau APG, sehingga sejumlah desa di Kecamatan Musuk, Boyolali, dilanda hujan abu tipis. 

Penulis: Tri Widodo | Editor: Aji Bramastra
handout TribunSolo.com
Hujan abu tipis turun di Musuk Boyolali, dampak dari muntahan awan panas guguran Gunung Merapi, Rabu (1/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Gunung Merapi kembali mengeluarkan Awan Panas Guguran atau APG, sehingga sejumlah desa di Kecamatan Musuk, Boyolali, dilanda hujan abu tipis. 

APG Merapi tersebut tercatat pada Rabu (1/12/2021) pada pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Protes Jalan Rusak, Warga Deles Geruduk DPRD Klaten: Minta Jalur Evakuasi Merapi Segera Diperbaiki

Kepala BPPTKG Jogjakarta, Hanik Humaida mengatakan APG tercatat di seismogram dengan durasi 3,6 menit dengan amplitudo 62 mm.

Dalam aktivitas Merapi kali ini, material yang dilontarkan mencapai sejauh 2,2 kilometer, mengarah ke barat daya.

"Potensi bahaya arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih sejauh 5 kilometer," ujarnya.

Lalu, APG kembali terjadi pada pukul 21.04 WIB.

Durasi APG kali ini mencapai 11,7 menit dengan  amplitudo 41.

"Jarak luncur (material) mencapai kurang lebih 3 kilometer ke Hulu Kali Bebeng," papar Hanik.

Sejumlah wilayah timur Gunung Merapi dilaporkan diguyur hujan abu vulkanik.

"Hujan abu sangat tipis. Hanya terlihat di dedaunan dan benda yang ada di luar rumah," kata Yanto, salah seorang warga Desa Sruni, Kecamatan Musuk.

Selain itu, dia juga mendapat informasi jika di Desa Sangup, juga terjadi hujan abu tipis. 

"Tetangga desa juga ada yang dilanda hujan abu vulkanik. Tapi tipis juga,"tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved