Mahasiswi di Aceh Diiming-imingi Pekerjaan di Toko oleh Pedagang Tapi Malah Dilecehkan
Mahasiswi di Aceh ini diiming-imingi pekerjaan oleh pedagang tapi malah dilecehkan, pelaku kini langsung ditangkap.
TRIBUNSOLO.COM - Seorang mahasiswi berinisial FI (20) menjadi korban pelecehan di Kabupaten Pidie, Aceh.
Pelakunya seorang pedangan, berinisial RD.
Pria 29 tahun tersebut merupakan warga Gampong Garot Cut, Kecamatan Indrajaya.
Akibat ulahnya melecehkan FI, kini RD diamankan oleh Satreskrim Polres Pidie pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.
Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Rizal membenarkan kasus ini.
Baca juga: PPKM Level 3 saat Libur Nataru di Solo, Gibran Sebut Masuk Solo Pakai Surat Keluar Masuk
Baca juga: Terendam Banjir, Warteg di Ancol Ini Tetap Buka, Pembeli Santai Makan Walau Kaki Basah-basahan
Ia mengatakan, RD diamankan polisi di jalan Banda Aceh-Medan di depan ruko di Gampong Baro, Kecamatan Pidie.
"Kami telah mengamankan RD bersama sepeda motor Vario 150 warna putih BL 6101 PAO," katanya, Minggu (5/12/2021).
Kronologi kejadian
Rizal menjelaskan, ihwal pelecehan seksual yang menimpa gadis FI, berawal pada, Sabtu (4/12/2021) sekira pukul 19.00 WIB.
FI bertemu RD di Terminal Terpadu Sigli, lantaran dijanjikan RD untuk diperkerjakan di toko milik RD.
Lalu, FI dibonceng RD dengan Vario BL 6101 PAO menuju objek wisatan Pantai Pelangi Sigli.
Setelah menikmati objek wisata pantai itu, keduanya menuju pasar Grong-Grong.
Usai singgah di pasar itu, keduanya kembali ke Terminal Terpadu.
Namun, dalam perjalanan pulang ke terminal, mendadak RD menghentikan sepeda motor yang membonceng FI di jalan.
Saat itulah RD melakukan pelecehan terhadap gadis FI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan-seksual-dfdhh.jpg)