Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Nasib Sopir Bus BST Genit Usai Viral Isi Chat WA Minta Foto, Dishub : Kena Sanksi Berat dan Diskors

Aksi sopir genit bus Batik Solo Trans (BST) berinisial HAR meminta foto pada penumpang cantik berujung pilu.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya/cetaklayar Twitter
Cetak layar potongan chat WA yang disebut berasal dari sopir Batik Solo Trans yang minta foto ke seorang perempuan penumpang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Aksi sopir genit bus Batik Solo Trans (BST) berinisial HAR meminta foto pada penumpang perempuan berujung pilu.

Kepala UPT Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Yulianto Nugroho langsung menanggapi viralnya sopir BST di medsos.

"Sudah dijauhi sanksi berat, karena melakukan perbuatan yang tidak sopan terhadap penumpang," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (22/12/2021).

Lanjut Yulianto, sanksi berat tersebut tertulis dalam surat pernyataan nomor 027/SP-1/SDM/XII/2021 yang ditandatangani langsung oleh HAR, sebagai pengemudi BST.

Dalam surat pernyataan itu HAR, diberikan sanksi berkategori berat, dengan melakukan perbuatan tidak sopan terhadap penumpang.

Perbuatannya menurut dia, tidak menjaga kehormatan dan martabar perusahaan yakni PT Bengawan Solo Trans.

"Sanksi dan peringatan ini berupa skorsing selama tiga hari, mulai tanggal 22 -25 Desember 2021," tegasnya.

Selain itu, sanksi dan surat peringatan tersebut berlaju selama 3 bulan, jik HAR mengulangi lagi bakal dilakukan sanksi lanjutan.

Baca juga: Bapak Kirimi Foto Cantik ya Dik? Heboh Isu Chat WA Genit Sopir Bus BST, Gibran Sampai Turun Tangan

Baca juga: Fenomena Elektabilitas Ganjar Naik Terus, Ketua PDIP Solo FX Rudy Sebut Mirip Fenomena Jokowi 2014

Sementara itu, pengemudi bus BST genit HAR juga telah mengaku kesalahannya dan meminta maaf terhadap penumpang tersebut.

"Saya HAR selaku pengemudi bus BST,dengan ini meminta maaf sebesar-besarnya atas perbuatannya tak terpuji yang saya lakukan, sehingga mengakibatkan kerugian terhadap penumpang," ucapnya.

Lajut HAR, ia juga menerima semua sanksi yang diberikan kepadanya.

"Dan saya bersedia mendapatkan sanksi dan berjanji tidak akan mengulangi lagi," tutupnya.

Bapak Kirimi Foto Ya

Sejumlah kasus yang melibatkan sopir BST, atau Batik Solo Trans, silih berganti muncul.

Yang terbaru, sebuah cetak layar atau screenshoot chat WhatsApp yang disebut diberikan oleh pengemudi Batik Solo Trans (BST), menjadi viral di media sosial.

Pasalnya, rekaman chat itu menunjukkan seorang pengemudi BST berusaha minta foto dari seorang perempuan penumpang BST.

Baca juga: Viral Wanita Dicurangi saat Beli Pertalite Rp 100 Ribu hanya Dapat 9 Liter, Ini Kata Pihak Pertamina

Percakapan itu viral disebarkan pertama kali oleh akun Twitter @Solomenfess, Senin (20/12/2021).

“Soll cuma mau ngingetin, tadi aku naik BST dari Apotik Kencana cedak Paragon ke [RSUD dr.] Moewardi. Terus pas balik naik lagi ketemu driver yang sama, bapaknya ramah, baik. Terus tiba-tiba minta no. WA. Katanya buat infoin jadwal BST biar enak gitu. Terus aku kasih aja gitu. Eh gak tahunya pas WA kaya gitu. Aku jadi takut, mohon solusinya. Nomornya sudah tak blokir juga. Dan teman-teman mohon hati-hati untuk tidak ngasih no. WA sembarangan dengan embel-embel apapun.” tulis cuitan Twitter itu.

Dalam cuplikan chat yang beredar, pengemudi BST itu awalnya menghubungi perempuan penumpang BST itu.

Ia awalnya meminta nomor telepon dari si penumpang, dengan dalih untuk memberi tahu jadwal BST.

Setelah diberi nomor, driver BST itu mengirim pesan ke si penumpang.

Bukannya memberi jadwal BST, tapi meminta foto.

Tak menunggu lama, cuitan di Twitter itu kemudian direspons Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. 

Melalui akun Twitter-nya, @gibran_tweet, Gibran meminta kejelasan terkait kronologinya. 

"Tolong DM. Saya pengen tahu kronologinya,".

Lalu ditanggapi lagi oleh akun @PemkotSolo

"Pertanyaan/aduan saudara telah diteruskan melalui website ULAS dengan Nomor Lacak Aduan 0000012719 dan akan dikoordinasikan lebih lanjut.

Terpisah, Kepala UPT Transportasi Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Solo, Yulianto Nugroho mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengecekan kebenaran percakapan tersebut.

"Ini masih dikomunikasikan dengan manajemen, benar tidaknya percakapan itu," ujarnya kepada Tribunsolo.com, Selasa (21/12/2021). (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved