Gaya Selebrasi Balotelli Bikin Heboh, Tendang Kepala Teman Satu Timnya Usai Terjadi Gol

Pasalnya mantan pemain Manchester City ini terlihat menendang temannya usai rekan satu timnya mencetak gol.

Tayang:
FILIPPO MONTEFORTE / AFP
Mario Balotelli (depan) saat menjalani sesi latihan timnas Italia 

Striker berpaspor Italia itu berniat untuk mencetak gol dengan melakukan back-heel pada bola saat berhadapan satu-lawan-satu dengan kiper. Namun, aksi itu justru gagal menghasilkan gol karena ternyata bola melenceng. 

Pelatih Manchester City kala itu, Roberto Mancini, geram melihat tindakan anak asuhnya dan langsung menariknya keluar untuk digantikan James Milner. 

Bukan cuma itu, Balotelli pun mendapatkan serangan dari banyak pihak, termasuk dari Sergen Yalcin. 

Sergen Yalcin merupakan mantan pemain timnas Turki yang saat itu menjadi komentator sepak bola. 

Melihat aksi Balotelli, Yalcin mengatakan bahwa sang pemain tidak punya otak. 

Baca juga: Deretan Pemain Manchester United yang Belum Nongol Latihan Setelah Wabah Corona, Benarkah Tertular?

Setelah delapan tahun, Yalcin dan Balotelli bertemu secara langsung dalam pertandingan Liga Turki, Besiktas melawan Adana Demirspor di Vodafone Arena, Selasa (21/9/2021). 

Sergen Yalcin saat ini menjadi pelatih Besiktas. Sementara Balotelli bermain untuk Adana Demirspor

Dalam laga yang berakhir imbang 3-3 itu, Balotelli menyumbangkan satu gol pada menit ke-79. 

Momen itu dimanfaatkan Balotelli untuk membalaskan dendamnya pada Yalcin.

Balotelli sengaja merayakan golnya dengan berlari ke tempat Yalcin dan menunjuk kepalanya sendiri. 

Aksi Balotelli itu menyulut pertengkaran di antara para pemain dari kedua belah pihak.

Presiden Adana Demirspor Murat Sancak menyesalkan kejadian tersebut.

"Saya berharap itu tidak terjadi. Baik komentar Sergen Yalcin pada awalnya dan kemudian apa yang dilakukan Balotelli tidak benar," ungkapnya.

Yalcin sendiri juga mengungkapkan bahwa tindakan Balotelli menunjukkan siapa dirinya.

"Ini adalah pertama kalinya saya melihat seorang pemain melakukan hal seperti itu kepada seorang manajer," katanya.

"Saya tidak mengerti mengapa dia melakukan itu. Mungkin alasannya karena dia tidak bergabung dengan Besiktas tahun lalu. Itu menunjukkan kepribadiannya," tegasnya.

(*)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved