Berita Sragen Terbaru
Curhatan Ibu Rumah Tangga di Sragen Gegara Harga Sembako Melejit : Di Rumah Ada yang Ngalah
Kenaikan hampir seluruh harga kebutuhan pokok membuat ibu rumah tangga di Kabupetan Sragen kelimpungan.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kenaikan hampir seluruh harga kebutuhan pokok membuat ibu rumah tangga di Kabupetan Sragen kelimpungan.
Bagaimana tidak, mulai dari minyak goreng, cabai, hingga telur kini semua harganya naik.
Terpaksa para ibu-ibu harus memutar otak, agar nutrisi keluarganya terpenuhi, meski harus menghemat pengeluaran.
Salah satu ibu rumah tangga, Herni mengaku keberatan apabila harga kebutuhan pokok naik.
"Ya kita berat, tapi mau nggak mau, kebutuhan sehari-hari kan tetap harus dipenuhi, mau bagaimana lagi," ujarnya kepada TribunSolo.com, Senin (27/12/2021).
Ia mengaku harus merogoh kocek lebih dalam, karena hampir semua harga kebutuhan naik.
Herni juga heran, harga telur bisa menembus angka Rp 30.000.
Meski begitu, Herni tak bisa mengganti menu telur, karena favorit anak-anaknya.
"Kalau anaknya suka telur, ya tidak bisa diganti dengan menu lain, mau nggak mau, kalau anaknya ingin makan telur mau bagaimana," jelasnya.
"Paling yang dewasa yang ngalah, nggak makan telur dulu, pandai-pandai kita mengatur keuangan," tambahnya.
Baca juga: Ayah Asnawi Mangkualam Akhirnya Jawab Penasaran Netizen : Terima Kasih, Kata Asnawi ke Faris Ramli
Baca juga: Inilah Ayah yang Paling Bahagia, Sang Anak Fachrudin Aryanto Bawa Timnas Indonesia ke Final AFF 2020
Herni pun berharap, harga kebutuhan pokok dapat segera kembali normal.
"Harapannya bisa kembali normal," harapnya.
Begitu juga dengan warga lain, Anik.
Dia prihatin harga minyak di Kabupaten Sragen tak kunjung turun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/agang-di-Pasar-Bunder-Sragen-melayani-pembeli-di-teng.jpg)