Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Viral

Viral Kritik Haruna Soemitro Bikin Shin Taeyong Tersinggung, PSSI: Tetap Beri Kepercayaan ke Pelatih

Baru-baru ini sebuah podcast dengan narasumber salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) Haruna Soemitro, viral di media sosial.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro, bersama dengan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (PSSI) 

"Keputusan kolektif kolegial PSSI itu antara lain tetap memberikan kepercayaan kepada Shin Tae-yong hingga 2023 sesuai kontrak. Bahkan, tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang kontrak jika performa timnas terus meningkat," tutur Yunus Nusi menjelaskan.

Baca juga: Shin Tae-yong Ungkap Kelemahan Timnas Indonesia yang Bikin Geregetan: Suka Ngobrol & Terlalu Santai

Siapa Haruna Soemitro sebenarnya? 

Manajer Madura United FC, Haruna Soemitro saat memberikan arahan kepada pemain Madura United FC.
Haruna Soemitro saat memberikan arahan kepada pemain Madura United FC. (ist)

Nama Haruna Soemitro masuk dalam kancah sepakbola tanah air setelah turut dalam manajemen Persebaya Surabaya pada tahun 2002.

Setelah itu, karier Haruna Soemitro pun berlanjut dengan menjabat di berbagai kepengurusan penting dalam lingkup sepakbola Indonesia. 

Pria berusia 57 tahun ini pernah menjabat Ketua Asprov PSSI Jatim sebelum menjabat manajer klub Madura United.

Dia sukses mengembangkan tim beralias Laskar Sape Kerrab ini jadi salah satu klub papan atas di Indonesia.

Dikutip dari bolasport.com, 16 Maret 2018, Haruna menceritakan bahwa mengelola sepak bola adalah hal yang gampang-gampang susah. Akan gampang bagi orang yang memang mencintai pekerjaan ini, namun sulit bagi mereka yang memang tidak punya dasar kecintaan kepada olahraga paling merakyat di Indonesia ini.

“Mengelola tim bola itu seperti gampang, tapi akan sulit bagi siapapun itu yang tidak punya kecintaan kepada bola. Tapi kalau saya kan sejak dulu memang senang dengan sepak bola, sehingga pekerjaan di Madura United ini sangat saya nikmati dan menjadi gampang-gampang saja,” papar Haruna kepada BolaSport. 

Bagi Haruna, kunci untuk bisa menciptakan tim yang hebat, adalah dari menjaga kondusivitas tim dan hubungan di dalamnya terlebih dahulu. Hal ini juga yang sangat ia jaga di klub kebanggaan masyarakat Pulau Garam tersebut.

“Paling penting dalam sebuah tim itu membuat mereka (pemain, pelatih, dan ofisial) nyaman. Khususnya pemain, adalah sangat penting kita bisa menjaga dan memahami suasana hatinya."

"Bagaimana biar tidak sedih, kecewa, marah, serta menjaga hubungan antarpemain dan pemain dengan pengurus itu sendiri. Jika hal ini bisa dicapai, maka pemain akan bermain dengan hati, dan memberikan hasil maksimal,” imbuh mantan pengurus Persebaya Surabaya tersebut.

Cara utama agar Haruna bisa memahami kondisi pemain, adalah berupaya dekat dengan mereka. Bahkan ia menyebut kedekatannya sudah seperti orang tua dengan anak.

“Dengan pemain, saya berupaya memposisikan diri sebagai bapak, dan juga sebagai teman. Kalau jadi teman yang kita diskusi berbagai masalah," ucap Haruna.

"Tapi kalau mereka di posisi 'anak-anak' saya, ya akan saya marahi kalau salah, kalau bagus kita berikan pujian, bahkan hadiah. Begitulah konsep saya,” tutur dia menutup.

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved