Berita Wonogiri Terbaru

Covid Varian Omicron Semakin Ganas, Jekek Ingatkan Perantau: Kalau Tidak Penting, Tak Perlu Mudik

Kasus Covid-19 varian terbaru, yakni Omicron saat ini semakin meluas di wilayah Indonesia.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kasus Covid-19 varian terbaru, yakni Omicron saat ini semakin meluas di wilayah Indonesia.

Terbukti, sejumlah daerah telah melaporkan bahwa di wilayahnya ada warganya yang terdeteksi positif Covid-19 varian omicron.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, memastikan bahwa situasi pandemi di Wonogiri masih terkendali. Menurutnya kasus varian di Wonogiri masih nihil.

Baca juga: Omicron Semakin Ganas, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Siaga, Lokasi Isolasi Terpadu Bakal Dibuka Lagi

Baca juga: Kasus Omicron Menggila di Indonesia, Kini Jadi 414 Orang, Mayoritas dari Turki dan Arab Saudi

"Belum ada warga kami yang terpapar omicron, masih aman," kata dia saat ditemui di ruang kerjanya.

Pemerintah pusat pun juga telah memprediksi puncak kasus Covid-19 varian omicron akan terjadi di bulan Februari-Maret mendatang.

Di wilayah Jakarta dan sekitarnya pun, saat ini sudah banyak warga yang terpapar varian omicron.

Jekek, begitu juga dia disapa, menuturkan bahwa memang banyak warganya yang mengadu nasib ke luar kota, termasuk ke Jakarta.

"Budaya wira-wiri dari kota besar ke desa, kalau tidak bersifat urgent, ya mohon ada pemahaman bersama dulu," kata Jekek.

Baca juga: Omicron Belum Kelar, Kini Muncul Varian Covid-19 Florona, Gejalanya Mirip Pilek Biasa

Menurutnya, agar situasi pandemi terus terkendali, kebiasaan hidup baru harus terus dilakukan yakni penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Berkaca di tahun 2021 lalu, Wonogiri termasuk daerah yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan dan sempat membuat rumah sakit padat.

Bupati menyebut hal tersebut patut diwaspadai, terlebih fasilitas rumah sakit tidak bisa dipersiapkan secara spontan.

"Wonogiri sudah menyiapkan sembilan rumah sakit yang itu nanti jadi pusat rujukan penanganan Covid-19. Kalau ditanya persiapannya apa, kita antisipasi sedini mungkin," terang Jekek.

Selain itu, menurut Jekek pihaknya juga tengah melakukan vaksinasi booster untuk lansia yang disebutnya sebagai salah satu upaya kesiapsiagaan.

Fasilitas isolasi terpadu (isoter) yang ada di Gedung PGRI, kata Jekek, juga bisa difungsikan kembali. Saat ini, fasilitas itu tetap disiagakan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved