Berita Boyolali Terbaru

Banjir Bandang Terjang SMAN 1 Kemusu Boyolali,  Pagar dan Tembok Gedung Roboh

Kengerian banjir bandang di Boyolali Utara benar-benar terjadi. Di Kemusu ada sekolah diterjang banjir.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Istimewa/Polsek Kemusu
Kondisi tembok SMAN 1 Kemusu yang diterjang banjir dan roboh. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kengerian banjir bandang di Boyolali Utara benar-benar terjadi.

Setelah diguyur hujan selama kurang lebih 2 jam, ada gedung SMAN di Kemusu yang roboh, Kamis (27/1/2022).

Tak hanya merusak bangunan gedung sekolah saja, banjir yang terjadi juga menghanyutkan isi gudang sekolah tersebut.

Baca juga: Hanya 30 Menit, Banjir di Simpang Lima Boyolali Teratasi: Airnya Disedot Pakai Mobil Damkar

Baca juga: Bukan 2022, Warga Gatak Banyodono Punya Trauma Kelam saat Banjir 2017, karena Ada Relawan Gugur

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, akibat hujan deras pagar dan tembok gedung SMAN 1 Kemusu roboh.

Robohnya tembok itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB.

Wilayah Kemusu dan sekitarnya diguyur hujan sejak pukul 14.00-16.00 WIB.

Saat hujan deras tersebut, ada dua guru yang mendengar suara bangunan roboh dari belakang sekolah tersebut.

Kedua guru itu kemudian mendatangi asal suara tersebut dan mendapati tembok pagar belakang lab biologi telah roboh.

Panjang tembok yang roboh mencapai 50 meter.

Baca juga: Setelah Sate Isi Narkoba di Lapas Wonogiri, Giliran Rutan Solo Dilempar Jeruk Isi Sabu-Sabu 

Robohnya tembok tersebut kemudian menimpa gundang dan ruang kesenian.

Tembok gudang dan ruang kesenian sepanjang 40 meter itu kemudian juga roboh.

Camat Kemusu Joko Purwanto membenarkan kejadian tersebut.

Banjir tersebut berasal dari selokan area kebun Perhutani.

Saluran air diduga tak kuat menahan dan akhirnya menjebol pagar serta tembok sekolah. Selain itu, posisi sekolah berada di daerah cekungan. 

"Iya betul. Air banjir menjebol pagar batas lalu menjebol dinding tembok gudang. Saat ini air sudah surut. Sedangkan kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved