Berita Wonogiri Terbaru

Dua Kelompok Silat Wonogiri Bentrok di Tempat Karaoke, Gegara Diminta Paksa Lepas Baju Silat

Pertikaian antara dua kelompok silat terjadi di sebuah kafe di Pracimantoro, Wonogiri, pada 28 Desember 2022 lalu.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Aji Bramastra
(Kompas.com/ERICSSEN)
Ilustrasi penganiayaan 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pertikaian antara dua kelompok silat terjadi di sebuah kafe di Pracimantoro, Wonogiri, pada 28 Desember 2022 lalu.

Menurut kuasa hukum dari Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Wonogiri, Mahendra, kejadian itu menyebabkan satu orang anggota PSHW kritis.

Baca juga: Ujian Kenaikan Sabuk Silat Berakhir Tangis Keluarga, Remaja asal Gondangrejo Tewas di Lokasi Ujian

Mahendra mengatakan, keributan ini dipicu persoalan atribut yang dikenakan.

Saat itu, 6 orang anggota PSHW mengikuti pertemuan di kawasan Sidoharjo, Wonogiri.

Lepas pertemuan, mereka kemudian mencari hiburan karaoke di sebuah kafe daerah Pracimantoro.

Sesampainya di kafe tersebut, mereka bertemu orang dari kelompok silat lain.

"Pelaku, berinisial IW, mencegat salah satu anggota PSHW. IW memaksa agar anggota PSHW itu melepas baju yang ada lambang PSHW-nya," katanya, Rabu (2/2/2022).

Korban menolak, kemudian dilepas oleh IW.

Tapi, ulah IW tak selesai sampai di situ.

Tak selang lama, seorang anggota PSHW ke luar ruangan untuk ke kamar mandi.

Orang tersebut kemudian diikuti oleh pelaku IW.

Lalu IW melakukan pemukulan sekira pukul 23.00.

"Pada pukul 02.00, terjadi aksi pengeroyokan terhadap 6 orang PSHW. Pengeroyok sekitar 20 orang," kata dia.

Akibat kejadian itu, anggota PSHW berinisial HS mengalami kritis, dan dilarikan ke rumah sakit.

Mahendra mengatakan, untuk saat ini sudah ada 3 orang pelaku pengeroyokan yang diamankan pihak kepolisian. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved