Viral

Viral Remaja di Sumedang Acungkan Celurit di Jalan Raya, Polisi Minta Warga Melaporkan Jika Melihat

Dalam video berdurasi 11 detik, terlihat puluhan remaja menggunakan sepeda motor dan mengacung-acungkan senjata tajam.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
ist
Tangkap layar video yang memperlihatkan remaja acungkan senjata tajam di jalan raya. 

TRIBUNSOLO.COM - Beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan remaja sedang dibonceng di motor kemudian mengacungkan senjata tajam.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Sumedang, Jawa Barat.

Dalam video berdurasi 11 detik, terlihat puluhan remaja menggunakan sepeda motor dan mengacung-acungkan senjata tajam.

Baca juga: Horor di Sumedang, Ular King Kobra Masuk Rumah, Lilit Tubuh Bocah yang Tengah Tidur

Baca juga: Viral Wanita Tak Sadar Sedang Hamil Gegara Sering Telat Haid: Pagi Test Pack Positif & Malam Lahiran

Video tersebut jadi sorotan setelah diunggah oleh akun Facebook "Mpap Raka".

Pengunggah menuliskan keterangan yang menyatakan jika peristiwa ini terjadi di wilayah Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara.

"Kejadiannya pada Senin (7/2/2022) pukul 12.30 WIB," tulis akun Facebook Mpap Raka.

Aksi tak terpuji itu rupanya sudah disengar oleh Polres Sumedang.

Dilansir dari Tribunjabar, Kepala Seksi Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana membenarkan aksi premanisme tersebut terjadi di wilayah hukumnya.

"Betul, kejadiannya di Sumedang Utara, namun hingga saat ini belum ada pihak yang melapor," kata Dedi Juhana dikutip dari Tribunjabar, Rabu (9/2/2022).

Lebih lanjut, Dedi menyebut untuk mengantisipasi peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya, Polres Sumedang bakal gencar melakukan patroli.

Baca juga: Korban Pencurian Viral di Karanganyar Tak Mau Lapor, Hanya Minta Surat Kehilangan: Padahal HP Raib

Baca juga: Pilu Bocah Piatu di Sumedang Dirantai, Ditemukan Tak Berdaya saat Kebakaran, Pelaku Tantenya Sendiri

Meski begitu, kata Dedi, ia meminta warga Sumedang apabila melihat kejadian seperti tersebut agar segera melaporkan ke pihak kepolisian.

"Laporkan ke polisi," ujarnya.

(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved