Berita Karanganyar Terbaru
Direktur Proyek Masjid Agung Karanganyar Terjaring OTT KPK di Bekasi, DPUPR : Proyek Tetap Berjalan
Desas-desus salah satu pimpinan PT MAM Energindo terjaring OTT KPK di Bekasi pada Januari 2022 bukan isapan jempol.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Desas-desus salah satu pimpinan PT MAM Energindo terjaring OTT KPK di Bekasi pada Januari 2022 bukan isapan jempol.
PT MAM Energindo sebagai pemegang proyek Masjid Agung Karanganyar ternyata mengalami masalah bertubi-tubi.
Terlebih dua bulan ini disorot karena molornya pembangunan Masjid Agung Karanganyar hingga puluhan vendor ancam mogok karena belum dilunasi.
Kuasa vendor Taufik Nugroho membenarkan, bahwa sosok yang tertangkap OTT KPK itu menjabat sebagai Direktur PT MAM Energindo.
Perusahaan itu sama mengerjakan Proyek Masjid Agung Karanganyar.
Namun menurut dia, penangkapan pimpinan PT MAM Energindo adalah masalah di Bekasi bersama Wali Kota Bekasi.
"Iya sepengetahuan saya, Direktur PT MAM Energindo yang tertangkap KPK merupakan perusahaan yang mengerjakan Masjid Agung Karanganyar," kata Taufik kepada TribunSolo.com, Jumat (11/2/2022).
Meskipun begitu, Taufik mengatakan kasus yang menjerat Direktur PT MAM Energindo tidak melibatkan proyek Masjid Agung Karanganyar.
"Bukan, itu masalah lain di Bekasi," aku dia.
Baca juga: Bangganya Waginem, Tahu Sang Putra Tili Berhadapan dengan Buaya Raksasa & Bebaskan dari Jeratan Ban
Baca juga: Sebanyak 20 Vendor Ancam Mogok Kerja, Gegera Belum Dilunasi Kontraktor Masjid Agung Karanganyar
Kabid Cipta Karya DPUPR Karanganyar Ashino mengatakan proyek Masjid Agung Karanganyar saat ini masih tetap berjalan meskipun ada direkturnya masih terjerat masalah.
"Proyek Masjid Agung Karanganyar masih tetap berjalan, saat ini sudah sampai 96 persen" kata dia menekankan.
Vendor Belum Dilunasi Kontraktor
Sebanyak 20 vendor yang bekerja kepada PT MAM Energindo mengancam mogok kerja karena belum dilunasi.
PT MAM Energindo merupakan perusahaan yang menjadi pemenang lelang atau kontraktor utama Masjid Agung Karanganyar senilai Rp 86 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Masjid-Agung-Karanganyar-yang-tengah-diselesaikan.jpg)