Berita Boyolali Terbaru
Pegawai Dinkopnaker Boyolali Terpapar Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan: Masih Ada Pegawai Masuk
Beberapa pegawai Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) Boyolali terpapar Covid-19.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Beberapa pegawai Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) Boyolali terpapar Covid-19.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Kepala Dinkopnakar Arief Wardiyanta bakal mengambil kebijakan work from home (WFH) atau bekerja di rumah.
“Ya nanti sebagian WFH. Paling 70 persennya WFH, yang lain tetap masuk,” kata Arief, kepada TribunSolo.com, Kamis (17/2/2022).
Baca juga: Bukan di Solo, Seratusan PNS Brebes yang Kena Corona Usai Bintek di Hotel Ini, Begini Kata Manajemen
Baca juga: Cegah Kasus Corona, Dinkes Boyolali Minta Warga yang Pulang dari Luar Kota Swab & Karantina Mandiri
Sebagai dinas yang memberikan pelayanan pengajuan kartu AK-1 atau kartu kuning bagi calon pekerja, pihaknya tak bisa melakukan WFH 100 persen.
Sehingga secara bergantian, yang 30 persen tetap masuk untuk melayani masyarakat yang ingin mencari kerja.
“Ada lagi layanan terhadap perusahaan yang harus buka setiap hari kerja,” katanya.
Rencana WFH 70 persen itu telah disampikan ke Sekda Boyolali.
“Nantinya, pegawai yang masuk ini, masuk secara bergiliran, kita akan buat jadwalnya,” imbuhnya.
Kasus Covid-19 di Lingkungan Pemkab Boyolali
Pegawai di lingkungan Pemkab Boyolali yang terpapar Covid-19 terus bertambah.
Setelah 8 pegawai dari DLH, Diskominfo dan Dispertan, kini 8 pegawai di Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Disnaker) Boyolali yang terkonfirmasi positif.
Kepala Disnaker Boyolali, Arief Wardiyanta mengungkapkan, kasus Covid-19 di Dinas yang dia pimpin ini berawal dari dua orang karyawan yang mengeluhkan tak enak badan.
Baca juga: Kasus Corona di Wonogiri : 4 Siswa & 1 Guru SMA N 1 Sidoharjo Positif Covid-19, Sekolah Gelar PJJ
Baca juga: Tujuh Pegawai Pemkab Boyolali yang Positif Corona Tak Mengalami Gejala, Kini Mereka Isolasi Mandiri
Keduanya pun kemudian meminta izin untuk tak masuk kerja dan melakukan tes PCR mandiri.
“Dari hasil tes swab mandiri itu, ternyata keduanya positif Covid-19,” kata Arief, kepada TribunSolo.com, Kamis (17/2/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pemohon-Kartu-Kuning.jpg)