Viral Semburan Air Panas Muncul Pasca Gempa M 6,1 di Sumbar, Ini Dugaan Penyebabnya

Sebuah video yang memperlihatkan kemunculan air panas bercampur lumpur disebutkan pasca-gempa magnitudo 6,1 yang mengguncang Pasaman Barat.

Tayang:
(FACEBOOK)
Tangkapan layar video yang memperlihatkan kemunculan air panas bercampur lumpur disebutkan pasca-gempa magnitudo 6,1 yang mengguncang Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022). 

Dilansir dari Kompas.com, Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, guncangan kuat gempa Pasaman magnitudo 6,1 yang terjadi Jumat (25/2/2022), diduga telah menghasilkan rekahan hingga memunculkan air panas.

"Karena umumnya lapisan air tanah atau akuifer panas Bumi dapat muncul ke permukaan terbentuk pada rekahan batuan," ujar Daryono, kepada Kompas.com, Sabtu (26/2/2022) siang.

Ia memperingatkan, apabila semburan air panas tersebut terlihat mendidih, mengeluarkan uap, terasa panas dan mengeluarkan bau menyengat, lebih baik untuk tidak didekati, apalagi dikonsumsi airnya, sambil menunggu tim ahli yang datang untuk meneliti kandungan airnya.

Daryono menjelaskan, panas bumi merupakan fenomena di mana panas dari dalam bumi memanaskan lapisan air di bawah permukaan tanah.

Baca juga: Sensasi Winger Belia MU Anthony Elanga, Jadi Rebutan Inggris, Swedia, dan Kamerun

Jalur sesar aktif

Daerah dengan sistem panas bumi, umumnya dapat dikenali dengan adanya mata air panas di wilayah tersebut.

"Ada kemungkinan di area tersebut memang berada dekat jalur sesar aktif sehingga ada hot spring atau mata air panas," tuturnya.

Sehingga saat terjadi gempa, maka akan terganggu reservoir-nya dan air panas tersebut keluar melalui zona lemah yang rekah akibat guncangan kuat gempa bumi.

Daryono mengatakan, beberapa reservoir air panas memang umum ditemukan di area sesar aktif.

"Seperti daerah Pasaman ini, wajar jika terdapat mata air panas karena memang zona tektonik aktif dan terdapat jalur-jalur sesar," tandasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved