Berita Solo Terbaru

Cucu Presiden La Lembah Manah Sembuh, Selvi Ananda Sebut Demam Berdarah Lebih Bahaya dari Covid-19

Istri Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yakni Selvi Ananda mengungkap kondisi terakhir dari putrinya, La Lembah Manah.

TribunSolo.com/Vincentius Jyestha
Ketua TP PKK sekaligus istri Wali Kota Solo, Selvi Ananda. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Istri Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yakni Selvi Ananda mengungkap kondisi terakhir dari putrinya, La Lembah Manah.

La Lembah Manah sempat terserang penyakit Demam Berdarah (DB) dan harus dirawat di rumah sakit.

Kondisi La Lembah Manah dikatakan Selvi berangsur membaik dan pulih.

Baca juga: Kabar Cucu Presiden La Lembah Manah Setelah Kena DB, Gibran Sebut Sudah Seperti Biasa

Baca juga: La Lembah Manah Sakit, Gibran Tunggui Adik Jan Ethes, Tetap Pantau Pekerjaan di Pemkot Solo

"Jadi seminggu kemarin itu kaya pemulihan untuk trombositnya. Pelan-pelan gitu," ujar Selvi, di Bale Tawang Arum, Balai Kota Solo, Jumat (4/3/2022).

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) itu mengatakan trombosit adik Jan Ethes Srinarendra tersebut sudah dicek dan sudah mengalami peningkatan.

Sekarang pun La Lembah Manah sudah aktif seperti sedia kala.

"Ya kebetulan seminggu terakhir itu recovery. Jadi kemarin setelah pulang dari RS itu kan dicek trombositnya udah naik," katanya.

"Sekarang sudah sehat, sudah aktif lagi sih, Alhamdulillah," imbuhnya.

Lebih Berhati-hati

Selvi mengaku menjadi lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan rumah pasca putrinya terserang DB.

Kepada orang tua, dia juga mengimbau agar lebih menjaga kebersihan rumah dan waspada terhadap genangan air.

"Iya jadi memang demam berdarah itu juga tambah (lebih, - red) bahaya dari covid ya. Pengalaman anak saya kemarin memang cuacanya lagi nggak bagus juga," kata Selvi.

Baca juga: Cucu Presiden Jokowi La Lembah Manah Sakit, Gibran Cuti Kerja Beberapa Hari, Bagaimana Kondisinya?

"Ya kita sebagai orang tua juga harus hati-hati menjaga kebersihan rumah, apalagi genangan air," tambahnya.

Kewaspadaan terhadap DB ini juga bakal diimplementasikan dalam program PKK. Dimana salah satunya beberapa aksi pengasapan alias fogging sudah dilakukan demi mencegah naiknya angka DB.

"Kalau dari PKK, kita selalu dari kesehatan nanti siap berkoordinasi, siap men-support dari program pemerintah. Kemarin kan juga sudah banyak dilakulan fogging di beberapa kawasan karena memang lagi musim ini juga," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved