Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Ada Mural Menarik di Solo: Gambar Vladimir Putin hingga Jokowi, Apa Artinya?

Ada mural bergambar pemimpin dunia pada sebuah tembok bangunan rumah makan Kusumasari di Kecamatan Serengan, Kota Solo.

TribunSolo.com/Agil Tri
Mural Presiden Joko Widodo (Jokowi), Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, dan Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson, di Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perang antara Rusia dan Ukraina tengah menjadi perhatian dunia.

Sebab, konflik yang terjadi berpotensi melibatkan negara Nato seperi Amerika Serikat dan Inggirs.

Di tengah ketegangan yang terjadi, di salah satu sudut jalan Slamet Riyadi Solo, terdapat gambar mural Presiden Joko Widodo (Jokowi), Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, dan Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson.

Baca juga: Ditanya Fenomena Mural Kritik Pemerintah, Seniman Mural Solo : Kalau Gak Mau Dihapus, Lukis di Kamar

Baca juga: Viral Mural Jokowi 404: Not Found di Tangerang, Polisi Langsung Buru Pelaku Pembuatnya

Mural tersebut digambar pada sebuah tembok bangunan rumah makan Kusumasari di Kecamatan Serengan, Kota Solo.

Nampak, dalam gambar tersebut Jokowi, Joe Biden, Vladimer Puton, Xi Jinping, dan Boris Johnson mengenakan baju adat suku baduy warna hitam, sedangkan yang lain warna putih.

Menurut Penggagas Mural Tokoh Dunia, Sardono W. Kusumo, ternyata mural tersebut digambar satu bulan lalu sebelum perang Ukraina Rusia meledak.

"Mural ini tidak ada kaitannya dengan konflik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia," katanya, Rabu (9/3/2022).

Baca juga: Gubuk Tengah Ladang di Lereng Lawu Divermak, Temboknya Kini Berhiaskan Mural Warna-Warni

Menurutnya, jika pembuatan mural tokoh-tokoh dunia ini untuk menyambut even G-20 yang akan digelar di Indonesia.

Jika ada masyarakat yang mengkaitkan mural dengan konflik Ukraina dan Rusia silahkan saja.

"Kalau mengkaitkan bisa saja, tapi itu kan memang keliatan G-20. Justru harapan semuanya itu memakai baju baduy untuk berpikir tentang humanis, artinya damai, membudayakan bumi supaya lebih dekat alam agar dirawat," ungkap dia.

Ia sengaja membuat mural Presiden Jokowi dan tokoh dunia memakai baju adat Baduy.

Latar belakangnya sendiri, melihat Presiden Jokowi saat pidato kenegaraan di sidang MPR menjelang 17 Agustus 2021 memakai busana adat Baduy.

Baca juga: Inilah Kampung Bowan di Sukoharjo yang Ramai Gambar Mural Tokoh Pewayangan 

"Momen itu sangat estetik, itu mewakili kesederhanaan. Melalui budaya baduy yang ramah pada alam, lebih humanis. Itu yang kita tangkap pada momen tersebut," sambungnya.

Selain itu juga ada mural kepala negara anggota G-20, seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden India Ram Nath Kovind hingga Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud.

Mural itu dibuat empat orang seniman dan dikerjakan pada malam hari. Memang ketika ada peristiwa atau suasana yang berbicara tentang humanis dan peri kemanusiaan selalu hadirkan lewat mural. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved