Berita Karanganyar Terbaru
Update Haji 2022 : Kemenag Jateng Yakin Tahun Ini Jemaah Bisa Berangkat ke Mekkah Al Mukaromah
Kepala Kanwil Kemenag Jateng mengatakan pihaknya telah mempersiapkan jemaah jika sewaktu-waktu haji tahun ini dibuka kembali oleh pemerintah.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Dia menyebutkan biaya haji yang masih tinggi disebabkan terlalu banyak komponen biaya yang mengalami kenaikan.
"Tahun ini diusulkan Rp 45 juta, hal tersebut karena semua biaya kebutuhan naik, di Arab Saudi, jemaah haji dikenakan pajak 5 persen pada 2019, kemudian pada tahun 2022, pajaknya naik hingga capai 15 persen," tutur Endang.
Dia mengatakan, biaya ke Tanah Suci pada tahun ini mencapai sekitar Rp 75 juta hingga Rp 100 juta per jemaah.
Ia mengaku ongkos naik haji pada 2019 lalu sekitar Rp 35 juta.
Lanjut, ia mengatakan kebutuhan protokol kesehatan saat di Arab Saudi juga menjadi komponen baru penyebab biaya naik haji lebih mahal.
"Riil biaya naik haji itu kalau tidak disubsidi pemerintah, yang bikin mahal itu, kita pakai sistem carter pesawat, komponen ground handling enggak murah," jelas dia.
Dia menjelaskan, setiap jemaah haji harus menjalani total 10 hari karantina, yang masing-masing 5 hari karantina di Arab Saudi, kemudian 5 hari karantina di Indonesia.
Tak hanya itu, para jemaah haji nantinya juga diharuskan tes PCR setidaknya enam kali.
"Itupun jika hasilnya keluar negatif, sedangkan apabila hasilnya reaktif, karantina bisa lebih lama lagi," akunya. (*)