Kapan Harga Minyak Goreng Turun? Mohon Bersabar, Ini Prediksi Mendag M Lutfi

Mendag M Lutfi memprediksi harga minyak goreng kemasan bisa lebih lebih baik dalam sepekan ke depan.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com / Vincentius Jyestha
Etalase minyak goreng di Luwes Kestalan Solo. 

TRIBUNSOLO.COM - Saat ini rakyat mengeluhkan harga minyak goreng yang melejit di pasaran.

Menanggapi keluhan banyak warga itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meminta untuk bersabar.

Ia memprediksi harga minyak goreng kemasan bisa lebih lebih baik dalam sepekan ke depan.

Kata Muhammad Lutfi, saat ini stok minyak goreng kemasan di pasaran sudah mulai tersedia setelah aturan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 14.000 per liter dicabut.

"Tadi sudah kita lihat bersama, minyak goreng kemasan sudah mulai normal bahkan melimpah,” katanya, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (20/3/2022).

Baca juga: Curhat Pedagang di Klaten, Gegara Minyak Goreng Mahal Sampai Ada yang Berutang

Baca juga: Viral Pernyataan Megawati soal Minyak Goreng: Apakah Ibu-ibu Setiap Hari Hanya Menggoreng?

Mendag juga mengatakan, berdasarkan informasi dari penjual, banyaknya permintaan toko terhadap kebutuhan minyak goreng sudah bisa dipenuhi 100 persen.

Alhasil harga minyak goreng kemasan berpotensi mengalami penurunan, sesuai mekanisme pasar yang berlaku

 “Saya juga melihat ketersediaannya cukup. Nanti, jika merek minyak gorengnya makin banyak, harganya akan menurun sesuai dengan kompetisi dan leveling dari market mereka,” ucapnya.

Lutfi pun yakin jjika harga minyak goreng kemasan akan turun dalam waktu dekat.

 “Diperkirakan dalam seminggu ke depan merek-merek sudah mulai keluar dan harganya sudah bisa lebih baik," jelasnya ketika melakukan tinjauan di ritel modern wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara, Jumat (18/3/2022) kemarin.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Perdagangan sudah mencabut peraturan Harga Eceren Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan.

Sementara itu, dijelaskan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan,  pemerintah mencabut kebijakan HET tersebut, seiring terjadinya kelangkaan minyak goreng.

"Iya dicabut HET (hari ini). Jadi harga minyak goreng kemasan dibebaskan, tetapi untuk curah dibatasi Rp 14 ribu per liter," katanya saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (16/3/2022).

Menurunya, alasan dicabutnya HET minyak goreng karena saat ini terjadi kelangkaan di berbagai daerah dan harganya banyak tidak sesuai yang ditetapkan. 

Senada dengan Mendag, ia memperkirakan harga minyak goreng kemasan ke depan akan turun sesuai keekonomiannya, tidak seperti saat ini di kisaran Rp 17 ribu-Rp 20 ribu per liter. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved