Berita Klaten Terbaru

Dampak Ambrolnya Jembatan Kadirejo Klaten: Jalan Terputus, Warung Warga Sepi Pembeli 

Jembatan Kadirejo di jalan raya Klaten-Karanganom, Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Klaten kini ambrol setelah diterjang banjir Senin (29/3/2022).

Tayang:
TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Lokasi warung angkringan Mas Jarwo yang hanya berjarak beberapa meter dari jembatan Kadirejo, Klaten yang ambrol. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Jembatan Kadirejo di jalan raya Klaten-Karanganom, Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Klaten kini ambrol setelah diterjang banjir Senin (29/3/2022).

Dampak ambrolnya jembatan ini tidak hanya pada akses lalu lintas, namun juga pada pelaku usaha.

Seperti yang dialami salah satu pelaku usaha angkringan, Ridwan (31) akrab disapa Jarwo yang lokasinya berdekatan dengan jembatan tersebut.

Baca juga: Perbaikan Jembatan Kadirejo, DPUPR Klaten Anggarkan Rp 3,5 M, Konstruksi Komposit & Diberi Trotoar

Baca juga: Wow, Bakal Ada Jembatan Kaca di Atas Air Waduk Gajah Mungkur, Sudah Dianggarkan Miliaran Rupiah

“Bagi pelaku usaha di sekitar jembatan tentunya berpengaruh. Seperti toko kelontong hingga SPBU menjadi terdampak. Karena biasanya banyak yang lewat sekarang jadi sepi karena menggunakan jalan lain,” ucap Jarwo Rabu (4/4/2022).

Jarwo enggan menyebutkan nominal penurunan pendapatan yang dialaminya, namun dia mengaku penurunan tersebut mencapai lebih dari 50 persen.

Dia mengaku, jika kini yang membeli dagangannya hanya penduduk sekitar saja. 

Menurut Jarwo, penurunan omzet tersebut berlangsung hampir satu bulan terakhir setelah jembatan tersebut roboh. 

Kondisi jembatan saat ini benar-benar sudah ambrol setelah beberapa pekan retak akibat diterjang banjir yang terus menerus.

Baca juga: Revitalisasi Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Bakal Ada Jembatan Berlantai Kaca: Dibangun Tahun Ini

Jarwo masih merasa beruntung, lantaran rumahnya yang terletak persis di bantaran sungai, tidak terdampak akibat robohnya jembatan tersebut. 

"Kemarin saat kejadian ambrolnya jembatan itu sekitar jam 14.00 dan 16.00 WIB, getarannya kayak gempa karena ukuran jembatannya juga besar," kata Jarwo kepada TribunSolo.com. 

Jarwo mengatakan, dirinya mendapat informasi jika jembatan segera dibangun kembali. 

Setelah beberapa minggu sebelumnya dilakukan pengukuran pada jembatan tersebut.

Harapannya, pembangunan jembatan penghubung Klaten-Karanganom tersebut dapat segera diwujudkan.

“Jembatan ini cukup vital karena juga jalur wisata yang hendak ke Ponggok maupun Obyek Mata Air Cokro (OMAC)," jelasnya.

"Harapan kami ya jembatan segera dibangun dan bisa dilintasi sehingga perekonomian kami bisa bergerak kembali,” harap Jarwo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved