Berita Solo Terbaru
Masuk Ramadan, Barang Apa yang Ramai Digadai Masyarakat? Ini Jawaban Pegadaian Cabang Gading Solo
Memasuki bulan ramadan 1443 H nilai transaksi masyarakat melakukan gadai lebih baik daripada tahun lalu.
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Memasuki bulan ramadan 1443 H nilai transaksi masyarakat melakukan gadai lebih baik daripada tahun lalu.
Pimpinan Pegadaian cabang Gading, Tri Bambang Sulistyo mengatakan, di bulan Ramadan ada pertumbuhan 4,97 persen dibanding tahun lalu.
"Artinya memang ada geliat tapi belum signifikan. Dengan adanya pandemi yang jadi endemi ini harapan bersama kegiatan perekonomian bisa kembali pulih," katanya, Jumat (08/04/2022).
Baca juga: Banyak yang Gadaikan Barang karena Cekikan Pandemi,Bikin Omzet Pegadaian Boyolali Capai Rp 49 Miliar
Baca juga: Daftar Harga Emas Antam 29 Maret 2021 di Galeri 24 Pegadaian Cokronegaran, 1 Gram Rp 963 Ribu
Dirinya menjelaskan untuk transaksi gadai yang paling banyak yakni emas.
Disusul agunan berupaya kendaraan maupun laptop.
"Bulan ini masih didominasi gadai, kemudian untuk jaminan mikro BPKB masih ada beberapa nasabah yang top up artinya angsuran tinggal beberapa bulan lalu diperbaharui lagi," paparnya.
Bambang mengungkapkan, target outstanding loan di Pegadaian gading sekitar Rp 59 Miliar pertahun.
"Sampai per tanggal 6 April kemarin, Terealisasi Rp 50,3 Miliar sejak awal tahun," ujarnya.
Baca juga: Daftar Harga Emas Antam 10 Maret 2021 di Pegadaian Cokronegaran Solo, Harga Mulai Rp 530 Ribu
Dengan capaian tersebut, Bambang mengaku outstanding loan di akhir tahun bisa lebih dari target.
Menurutnya, dari realisasi Rp 50 Miliar tersebut, gadai emas mendominasi dengan 80 persen.
"80 Persen kontribusi adalah emas, sedangkan sisanya adalah elektronik dan kendaraan bermotor," paparnya. (*)