Berita Klaten Terbaru
Dongkrak Jumlah Pendonor saat Ramadan, PMI Klaten Siapkan Hadiah 400 Sembako, Isinya Gula & Migor
Sebanyak 400 bingkisan dibagikan untuk masyarakat yang mendonorkan darahnya di Unit Pelayanan Kesehatan PMI Kabupaten Klaten sejak Senin (12/4/2022).
Penulis: Ibnu Dwi Tamtomo | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sebanyak 400 bingkisan dibagikan untuk masyarakat yang mendonorkan darahnya di Unit Pelayanan Kesehatan PMI Kabupaten Klaten sejak Senin (12/4/2022).
Dari pantauan TribunSolo.com, puluhan masyarakat mengantre mendaftar sebagai pendonor dari pukul 07.00 pagi, Selasa (13/4/2022).
Dalam 2 hari pelaksanaannya tercatat 178 orang pendonor ikut serta dalam kegiatan tersebut.
"PMI mengadakan program bagi-bagi 400 paket sembako berisi minyak goreng, gula pasir dan biskuit untuk mengatasi penurunan angka pendonor karena masa bulan puasa," ungkap Pelaksana Humas PMI cabang Klaten, Septiana Ninda Anisa .
Menurutnya puasa menjadi salah satu faktor masyarakat enggan melakukan donor darah.
"Mungkin karena puasa, masyarakat jadi khawatir untuk mendonorkan darahnya. Dan alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa." ujarnya.
PMI juga terus berinovasi mencari cara agar pasokan stok darah tetap aman, seperti mengadakan donor darah di gereja-gereja, mengirim mobile unit donor darah saat malam setelah tarawih di beberapa titik yang berminat.
Baca juga: Kisah Indri Relakan Cincin Kawinnya Dipotong Damkar Klaten, Tak Bisa Lepas Gegara Jari Manis Bengkak
Baca juga: Ngeri! Ular Sanca Ngumpet di Mesin Motor Yamaha NMax, saat Nongkrong di Pinggir Rawa Jombor Klaten
"Memang kan kalau di leaflat itu kan memang dibuatnya dari pukul 07.00 pagi sampai jam 22.00 WIB. Dengan hadiah sembako, banyak masyarakat yang sudah banyak yang mengantre bahkan sejak pagi dibuka." jelas Ninda.
Karena program ini, stok darah di PMI kembali aman. Padahal sebelumya stok darah A dan AB yang sempat menipis.
"Sementara program ini hanya di bulan puasa, karena setelah lebaran nanti kami kembali rutin mengadakan mobile donor darah di setiap kecamatan," terangnya.
Dan bingkisan kembali seperti semula yaitu biskuit dan susu," tegasnya.
Ninda menjelaskan, untuk syarat khusus saat donor darah yaitu usia minimal 17 tahun dan maksimal 60 tahun.
Berat badan minimal 48 kilogram, sehat jasmani dan rohani, tidak sedang mengkonsumsi obat, dan tidak menderita penyakit menular seperti hepatitis pilih dan lain-lain.
Lalu bagi wanita itu tidak sedang hamil dan menyusui, serta tidak sedang menstruasi.
Sebelum donor, pendonor diusahakan makan 2 jam sebelumnya dan istirahat yang cukup.
Pendonor juga diminta untk menandatangani identitas riwayat kesehatan bila memenuhi syarat baru bisa dilaksanakan donor darah, namun bila belum memenuhi syarat nanti bisa diulang lagi.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Hadiah-PMI-Klaten.jpg)