Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali Terbaru

Antisipasi Kecelakaan di Jalur Tengkorak Boyolali, Polisi Siagakan Dua Unit Mobil Derek

Persiapan pengamanan mudik lebaran kian dimatangkan Satlantas Polres Boyolali.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Yuli Anggraeni menunjukkan rencana pengamanan mudik, Selasa (19/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Persiapan pengamanan mudik lebaran kian dimatangkan Satlantas Polres Boyolali.

Setelah melakukan pemetaan kondisi jalur yang bakal dilalui pemudik, AKP Yuli Anggraeni, Kasat Lantas Polres Boyolali mulai merencanakan aksi yang akan dilakukan untuk menjamin kelancaran pemudik.

Pertama, dia bakal menempatkan tim pengurai kendaraan di tiga titik yang pada saat mudik tahun lalu mengalami kemacetan.

Baca juga: Fix! Partai Gerindra Pasti Usung Prabowo Subianto Maju Pilpres 2024, Lantas Siapa Calon Wapresnya?

Baca juga: Rest Area Tol Solo-Jogja Batal Didirikan di Wilayah Karangnongko Klaten, Lantas Dipindahkan ke Mana?

Yakni di pasar Ampel, Exit Tol Mojosongo dan Pertigaan Bangak, Kecamatan Banyudono.

“Setiap tim pengurai, menggunakan kendaraan operasional lengkap. Ada sepeda motor dan mobil,” kata Yuli, kepada TribunSolo.com, Selasa (19/4/2022).

Tim pengurai ini akan stanby di lokasi itu selama musim mudik lebaran nanti.

Dengan begitu, jika di titik tersebut atau sekitaran titik tersebut akan terjadi kemacetan Tim pengurai bisa langsung melakukan rekayasa lalu lintas.

Baca juga: Nasib Anak Punk Kena Razia & Digunduli, Lantas Jalani Swab Hasilnya Reaktif,Kini Dibawa ke Karantina

“Seperti jika di tengah Kota Boyolali macet, maka kendaraan yang dari arah Semarang seluruh kendaraan diarahkan melalui jalur lingkar utara lalu masuk ke Tol. Bagi sepeda motor akan dilewatkan Pertigaan Wika Mojosongo,” jelasnya.

Selain tim pengurai, pihaknya juga akan menyiagakan dua unit kendaraan derek.

Satu kendaraan derek di Pos Ampel dan satunya lagi di Pos Exit Tol Mojosongo.

Hal itu untuk mengantipasi apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, proses evakuasi bisa lebih cepat.

“Kenapa kami tempat di dua lokasi itu, karena menurut kami dua lokasi ini dapat mudah menjangkau. Misalnya derek dari Mojosongo bisa lebih cepat sampai ke Banyudono. Atau apabila terjadi laka di Tanjakan Keboan, derek dari Ampel bisa lebih cepat,” pungkasnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved