Kebakaran Pasar Mebel Gilingan
Pasca Kebakaran Pasar Mebel Gilingan, Pedagang Terdampak & Pemkot Solo Bertemu Siang Ini
Pertemuan antara pedagang terdampak kebakaran Pasar Mebel Gilingan Kota Solo dengan Pemerintah Kota Solo akan dilakukan siang ini.
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pertemuan antara pedagang terdampak kebakaran Pasar Mebel Gilingan Kota Solo dengan Pemerintah Kota Solo akan dilakukan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Solo, Rabu (4/5/2022) siang.
Pertemuan tersebut akan membahas langkah-langkah seperti apa yang akan diambil ke depan pasca insiden kebakaran yang menghanguskan lebih kurang 25 kios tersebut.
"Kami juga ada pertemuan dengan Dinas Perdagangan untuk membahas soal ini. Nanti kami sampaikan juga hasilnya ke para pedagang yang tidak bisa hadir," ujar Lurah Pasar Mebel Gilingan Kota Solo, Febrianto Budi Purnomo, Rabu (4/5/2022).
Febri menambahkan, sampai saat ini, pihak pengelola Pasar Mebel Gilingan Kota Solo belum bisa memperkirakan besaran kerugian yang didera pemilik kios pasca insiden kebakaran yang melanda pada Selasa (3/5/2022).
"Belum bisa diketahui kerugiannya berapa, pemetaan kerugian belum tau," kata .
Baca juga: Siap-siap Pemkot Bakal Ajak Pedagang Pasar Mebel Gilingan Solo Bertemu : Cari Solusi Tempat Relokasi
Baca juga: Situasi Pasar Mebel Gilingan Solo Sebelum Terbakar : Sepi & Lengang, Para Pedagang Libur Lebaran
Selain itu penyebab kebakaran juga belum diketahui darimana asalnya.
Meski begitu, Dirinya menyebut bahwa di dalam los yang terbakar itu tidak ada arus listrik sehingga kemungkinan kecil kebakaran dipicu konsleting listrik.
"Sebab los yang terbakar dalam kondisi libur, alias tidak ada aktivitas yang memerlukan nyala listrik," ungkapnya.
Febri mengungkapkan, dipastikan tidak banyak produk mebel yang ikut terbakar. Sebab mayoritas kondisi los saat kejadian sudah kosong jelang pindahan ke Pasar Darurat.
"Sejak Sabtu (30/4/2022) Pasar Mebel sudah libur jelang lebaran. Sebenarnya para pedagang sudah mulai bersiap untuk pindahan (ke Pasar Darurat)," paparnya.
(*)