Berita Boyolali Terbaru
Renang Berujung Maut, Remaja Asal Kalijambe Sragen Tewas di Kolam Renang Telaga Alam Boyolali
Seorang remaja asal Kalijambe, Sragen tewas saat berenang di kolam renang Telaga Alam, Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jumat (6/5/2022).
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Seorang remaja asal Kalijambe, Sragen tewas saat berenang di kolam renang Telaga Alam, Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jumat (6/5/2022).
Korban meninggal dunia diduga akibat penyakit yang dideritanya kambuh saat berenang.
Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Dalmadi membeberkan kronologi meninggalnya korban yang berinisial BS (15) itu.
Baca juga: Kronologi Seluncuran Kolam Renang Kenjeran Park Surabaya Ambrol, Dipastikan Tak Ada Korban Meninggal
Baca juga: Lima Wisatawan Terseret Arus hingga Tenggelam di Laut Pantai Cibuaya Sukabumi, 1 Orang Meninggal
Saat itu, sekira pukul 10.00 WIB, korban tiba di kolam renang bersama teman-temannya serta saudaranya.
Tanpa pemanasan apapun, korban langsung masuk ke dalam korang renang sedalam 1,5 meter itu.
Nahas, tak lama kemudian korban tak kunjung muncul ke permukaan.
“Korban kemudian diangkat oleh teman-teman dan saudaranya keluar dari area kolam. Di atas kolam, pengelola kolam kemudian memberikan pertolongan pertama dengan menekan dada korban,” jelas Dalmadi, kepada TribunSolo.com, Minggu (8/5/2022).
Pertolongan pertama tersebut nampaknya sia-sia.
Baca juga: Anak di Colomadu Tak Sadar Ibunya Meninggal, Terungkap Setelah 15 Hari di Dalam Kamar
Air dari tubuh korban tak ada yang keluar. Korban pun langsung dilarikan ke RS Asyifa Sambi.
Namun sayang, setibanya di IGD rumah sakit itu, korban sudah tak bernyawa.
Hal itu terlihat dari retina mata korban yang membesar serta tak adanya denyut nadi di tangan korban.
“Diperkirakan korban meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit yang berjarak 2,3 KM dari TKP (tempat kejadian Perkara),” jelasnya.
Kematian korban tersebut langsung ditangani aparat Polres Boyolali.
Baca juga: Korban Keracunan di Pucangsawit Solo Bertambah Jadi 90 Warga : 60 Orang Rawat Jalan & 1 Meninggal
Selain melakukan olah TKP, anggota Polres Boyolali juga telah meminta keterangan beberapa orang saksi, termasuk keluarga korban.
“Keterangan dari tim medis, tidak terdapat air di dalam paru-paru korban,” ujarnya.
Kapolsek Sambi, Iptu Sutriman menambahkan dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit.
“Kalau kecapekan tiba-tiba pingsan,” tambahnya. (*)