Pernikahan Adik Jokowi di Solo
Bak Miracle Wedding, Pernikahan Idayati-Anwar Usman di Solo Tak Akan Ditemukan 10 Tahun Mendatang
Dani Wigung dari Wedding Organizer Pengantin Production menyebut fenomenal, karena tak muda lagi dipertemukan cintanya.
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Vincentius Jyestha
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pernikahan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman disebut bak miracle wedding.
Hal ini diungkap oleh Dani Wigung dari Wedding Organizer Pengantin Production.
Dani didapuk sebagai penata acara pernikahan Idayati dan Anwar Usman.
Menurutnya, istilah miracle wedding sangatlah cocok mendeskripsikan kisah cinta dua insan tersebut.
"Saya mengangkat pasangan fenomenal ini, saya sebut demikian, dengan istilah Miracle Wedding. Kenapa miracle?" kata Dani, kepada TribunSolo.com, di Graha Saba Buana Solo, Senin (23/5/2022).
"Karena saya melihat betapa Tuhan menggerakkan dua hati manusia yang sudah tidak muda lagi, untuk mereka kemudian jatuh cinta dan sepakat untuk membina rumah tangga," tambahnya.
Wanita yang juga salah satu artis yang membintangi FTV itu menilai bukan hal mudah bagi orang di usia Idayati dan Anwar Usman untuk mengikat janji pernikahan.
Di usia mereka, dikatakan Dani, kebanyakan sudah fokus untuk menikmati hidup dan ngemong anak serta cucu.
Baca juga: Pernikahan Ketua MK & Adik Jokowi, Tak Ada Piring Terbang, Hanya Hampers Makanan Tapi Dibawa Pulang
Baca juga: Ternyata Segini Harga Make Up Wedding Ala Adik Jokowi Idayati, Tak Sampai Rp 10 Juta
"Tuhan menggerakkan hati beliau berdua untuk saling jatuh cinta. Biasanya kalau di usia ini kan sudah memilih pada menep, sudah menghabiskan waktu untuk melihat dan momong anak cucu, sudah tidak berpikir berumah tangga dan sebagainya," katanya.
"Tapi ini akhirnya mereka menyepakati hidup bersama, artinya adalah dua orang yang ingin mendapat teman hidup untuk saling berbagi cerita, suka duka dan sebagainya," ungkapnya.
Di sisi lain, Dani yang sudah beberapa kali bertemu dengan kedua calon mempelai tersebut melihat mereka seperti anak muda yang sedang dimabuk asmara.
"Tetapi hebatnya beliau ini persis seperti anak muda sedang jatuh cinta. Saling melindungi, saling bercanda," jelas Dani.
"Karena beberapa waktu saya juga bertemu dengan beliau bagaimana beliau saling mensupport, menggoda, bu Ida malu-malu," katanya.
Ada Sejak 1998