Berita Solo Terbaru

Makin Panas! Usai Disebut Kemlinthi Elit PDIP, Ganjar Dibela FX Rudy: Kader yang Hargai Megawati

Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo memberikan pembelaan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang disebut 'kemlinthi'.

TribunSolo.com/@fx.rudyatmo
Keakraban antara FX Rudy dengan Ganjar Pranowo dalam sebuah forum di Kota Solo sebelum pandemi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo memberikan pembelaan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang disebut 'kemlinthi'. 

Sebelumnya, Anggota DPR RI Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan menyebut Ganjar Pranowo 'kemlinthi' dan tidak menghormati Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Rudy menilai Ganjar merupakan kader yang sangat menghargai Presiden RI ke-5 tersebut.

Baca juga: Ganjar Capres Potensial, Politikus PDIP Tanya Kinerja Gubernur Jateng 8 Tahun : Selain Main Medsos?

Sebagai sahabat, Rudy menyebut bahwa Ganjar taat dan tegas kepada arahan Ketum PDIP mengenai Pilpres 2024. 

"Pak Ganjar ini sangat menghargai ketua umum. Kalau ditanya mau nyalon presiden, beliau tegas taat dan patuh pada ketua umum," kata Rudy, Kamis (2/6/2022).

Mantan Wali Kota Solo itu turut membantah jika Ganjar sebagai Gubernur Jateng dikatakan tidak mempunyai prestasi.

Menurutnya, Megawati tidak mungkin menugaskan kader yang tidak berprestasi. 

Baca juga: Sosok Trimedya Panjaitan, Politikus PDIP yang Sebut Ganjar Kemlinthi & Puji Puan Figur Apa Adanya

Baca juga: Ada Ganjar Pranowo & Risma saat Blusukan Jokowi di Pasar Mojosongo Solo, Kode Capres-Cawapres 2024?

"Kalau Pak Ganjar tidak berprestasi nggak mungkin ditugaskan menjadi Gubernur Jawa Tengah dua periode oleh ketua umum. Itu indikatornya," tegasnya.

Sedangkan mengenai keaktifan Ganjar di media sosial, Rudy pun menilainya masih dalam batas kewajaran. 

Alasannya, pada era digital ini medsos justru dapat digunakan untuk laporan kegiatan sebagai pejabat publik. 

"Gubernur ini kan membawahi 35 kota/kabupaten, tidak mungkin bisa menjangkau semua dalam satu waktu, makanya butuh medsos ini," ujarnya. 

"Apalagi saat pandemi kemarin, semua serba daring. Sekarang eranya sudah berbeda," sambung Rudy. 

Baca juga: Elektabilitas Lebihi Puan, Ini Respons Andika Perkasa soal Wacana Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024

Sementara itu, terkait kedatangan Ganjar ke berbagai daerah, dianggap Rudy bukan sebagai upaya safari politik. 

Namun lebih kepada Ganjar berusaha datang untuk memenuhi undangan yang ditujukan kepadanya. 

"Beliau kan tidak cuma Gubernur Jawa Tengah, beliau juga Kagama (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada), bisa saja diundang dalam acara apa. Lihat saja undangannya," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved