Berita Karanganyar Terbaru

Subsidi Resmi Dicabut, Migor Curah Sisa Pasar Murah di Karanganyar Bakal Dikemanakan?

Pemerintah pusat telah resmi mencabut subsidi minyak goreng (Migor) curah pada Selasa (31/5/2022) mulai pukul 23.59 WIB. Lantas sisa migor dikemanakan

TribunSolo.com / Mardon Widiyanto
Antrean pembelian minyak goreng curah di Balai Desa Karangpandan, Selasa (13/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pemerintah pusat telah resmi mencabut subsidi minyak goreng (Migor) curah pada Selasa (31/5/2022) mulai pukul 23.59 WIB.

Hanya saja, program pasar murah migor curah oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar nyatanya masih menyisakan stok komoditas subsidi.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Karanganyar, Martadi.

Baca juga: Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Segini Harganya Sekarang di Pasar Jungke Karanganyar

Baca juga: Kisah Sukimin, Pria Asal Karanganyar yang Hilang Selama 3 Tahun, Ditemukan di Jakarta  

“Kemarin itu (sebelum subsidi dicabut) saat program (pasar Migor Curah Subsidi HET) Kemendag melalui Pemprov Jateng yang dilaksanakan di Pasar Jungke dan Pasar Karangpandan yang gandeng agen, ternyata masih ada sisa,"ucap Martadi kepada TribunSolo.com, Kamis (2/6/2022).

Martadi mengaku masih belum mengetahui sisa dari program tersebut akan dilanjutkan atau tidak pasca dicabutnya subsidi migor curah.

Pihaknya masih bakal menunggu petunjuk dari Pemerintah Provinsi maupun Pusat terkait kebijakan pasar migor curah murah di Kabupaten Karanganyar.

Di sisi lain, Martadi tak menyebut gamblang berapa migor subsidi pasar murah yang tersisa. 

Dia hanya menyebut jumlahnya cukup jika dipakai menggelar pasar murah sampai beberapa bulan.

"Setelah subsidi dicabut ini, sisanya apakah boleh dijual dengan harga subsidi ataukah disetop? Kita akan minta petunjuk," ujar Martadi.

Baca juga: Wajah Tokoh Karanganyar Ini Terpampang di Baliho, Persiapan Pilkada 2024?

Baca juga: 11 Desa di Karanganyar Bakal Gelar Pilkades Tahun Ini: Ada Desa Klodran hingga Tohkuning

Dia berharap kondisi pasar akan terkendali pasca pencabutan subsidi migor curah. Menurutnya ada kekhawatiran harga bakal melambung kedepan.

"Semoga tidak ada gejolak harga pasca dicabutnya subsidi migor curah. Untuk saat ini harga migor curah di pasaran sekitar Rp 16 ribu per liter," tutur Martadi.

Sementara itu, Kepala Pasar Jungke Sri Hartoyo mengatakan harga minyak goreng curah saat ini tak mengalami lonjakan harga meski subsidi migor curah sudah dicabut.

"Harga minyak goreng curah masih stabil, tidak alami kenaikan," ucap Sri Hartoyo.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved