Berita Karanganyar Terbaru
Update Kasus PMK Karanganyar: 7 Ekor Sapi yang Sempat Positif Sembuh, Kini Dinyatakan Negatif
Sebanyak 7 ekor sapi yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Karanganyar kini telah membaik.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 7 ekor sapi yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Karanganyar kini telah membaik.
Semua sapi yang terpapar kini sembuh dan dinyatakan negatif PMK.
Hal tersebut disampaikan Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar, Heri Sulistyo saat dikonfirmasi TribunSolo.com.
Baca juga: Harga Daging Sapi Tak Goyah Meski Diserang PMK, di Karanganyar Masih Rp 120 - Rp 130 Ribu Per Kg
Baca juga: Jeritan Peternak di Sragen Jelang Idul Adha: Harga Pakan Terus Meroket hingga Ancaman PMK
"7 ekor sapi yang sebelumnya hasilnya positif PMK, kembali periksa dan hasilnya semua sapi negatif," kata Heri kepada TribunSolo.com, Senin (6/6/2022).
Heri mengatakan, 7 ekor sapi yang dinyatakan negatif PMK berasal dari Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu dan Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar.
Dia menuturkan, sebelum dinyatakan negatif, ketujuh ekor sapi tersebut sempat dinyatakan positif PMK setelah hasil pemeriksaan sampel di Laboratorium Balai Besar Veteriner, Wates, Kabupaten Kulon Progo, DIY.
"Semua sudah diperiksa dari Wates hasilnya positif, kemudian kami periksa kembali, dan hasilnya ke-tujuh ekor sapi negatif," kata Heri.
Baca juga: Sapi di Sukoharjo Berjatuhan Diserang PMK : Ada Tambahan 23 Kasus, Tapi 21 Sapi dan Domba Sembuh
Dia meminta kepada para peternak dan penjagal untuk tidak menggunakan sapi dari luar Karanganyar.
Hal itu, agar tidak terjadi penularan PMK secara cepat ke hewan-hewan ternak lainnya.
"Saat ini kami menunggu laporan dari warga, dan kami meminta untuk para penjagal dan peternak tidak memasukan sapi dari luar Karanganyar dan memakai sapi lokal, Jika ada gejala PMK lapor ke posko," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Penjualan-sapi-di-Pasar-Bekonang-Sukoharjo.jpg)