Berita Karanganyar Terbaru

11 Unit Damkar & 3 Tangki Butuh 12 Jam Lebih Padamkan Api yang Lalap Gudang Triplek di Karanganyar

Lebih dari 12 jam proses pemadaman api terjadi di gudang triplek Kabupaten Karanganyar berlangsung. Diketahui penyebab kebakaran yaitu korsleting

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Kondisi kebakaran pabrik triplek di Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Kamis (9/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Lebih dari 12 jam proses pemadaman api yang membakar gudang triplek di Kabupaten Karanganyar berlangsung.

Diberitakan sebelumnya, gudang triplek yang berlokasi di Dukuh Jatisari, Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar terbakar hebat pada Kamis (9/6/2022).

Tim pemadam kebakaran Kabupaten Karanganyar langsung terjun ke lokasi kejadian untuk segera memadamkan api. 

Baca juga: Pabrik Triplek di Jumantono Karanganyar Terbakar Hebat, Proses Pemadaman Masih Berlangsung

Si jago merah melalap gudang triplek yang sebagian besar terbuat dari kayu tersebut sekitar pukul 18.00 WIB. 

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Renggo Buwono mengatakan api baru berhasil padam pada Jumat (10/6) sekitar pukul 06.35 WIB. 

"Pukul 06.35 WIB api dapat dikondisikan dan masih dalam proses pendinginan," ujarnya kepada TribunSolo.com, Jumat (10/6/2022).

Saking besarnya api, unsur yang terlibat tidak hanya dari Kabupaten Karanganyar saja.

Melainkan juga berasal dari Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Wonogiri. 

Mobil damkar yang terlibat total ada 11 unit dengan tambahan 3 mobil tangki.

Proses pemadaman membutuhkan waktu lebih dari 12 jam dikarenakan material yang terbakar adalah kayu kering. 

Baca juga: Kian Mengganas, Sudah 50 Ekor Sapi Terpapar PMK di Karanganyar, Penyemprotan Disinfektan Dimasifkan

Baca juga: Harga Cabai Merah Sret di Karanganyar Hampir Saingi Daging Sapi, Naik Jadi Rp100 Ribu per Kilogram

"Proses pemadaman butuh waktu lama karena terdiri dari kayu lapis yang sudah kering, tumpukan sangat tinggi dan jumlahnya banyak," jelasnya. 

Menurut Renggo, api tidak memakan habis gudang triplek tersebut, hanya bagian samping bangunan tambahan gudang. 

"Tidak (membakar habis gudang), hanya samping bangunan tambahan untuk gudang," terangnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang disebabkan karena korsleting listrik itu.

Hingga saat ini, dikatakan Renggo, belum dihitung berapa kerugian atas kejadian tersebut. 

"Penyebab kebakaran karena korsleting listrik," pungkasnya.

(*) 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved