Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Daerah

Diiming-imingi Pajero, Gadis 16 Tahun Nekat Nikah Siri dengan Pria 50 Tahun, Kini Berakhir Nelangsa

Hartini mengatakan, jika sebelum menikah siri, putrinya telah menjalin hubungan dengan kepala dusun kurang lebih selama 1,5 bulan.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNNEWS.COM/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi pernikahan. 

TRIBUNSOLO.COM, NGAWI -- Kisah di balik pernikahan beda usia acapkali mengundang rasa penasaran warganet.

Seperti baru-baru ini terjadi, seorang kepala dusun (Kasun) berusia 50 tahun di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur menikahi seorang anak di bawah umur berinisial SM (16).

Duduk perkara bagaimana pernikahan itu bisa terjadi pun disampaikan ibunda SM, Hartini.

Ia membeberkan fakta seputar putrinya dengan kepala dusun tersebut.

Baca juga: Demi Cuan, Kakek di Blitar Selama 3 Tahun Sewakan Dapurnya untuk Sejoli Berbuat Mesum Bayar Rp20Ribu

Baca juga: Diduga Terpeleset Saat Cuci Kelambu, Kakek di Ngleses Boyolali Tewas Usai Hanyut di Sungai Serang

Hartini mengatakan, jika sebelum menikah siri, putrinya telah menjalin hubungan dengan kepala dusun kurang lebih selama 1,5 bulan.

Dia juga menyebut jika sang kepala dusun mengajak anaknya yang baru lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu untuk menikah.

Kala itu SM menurut, karena diiming-imingi akan dibelikan mobil, tanah, dan rumah jika menerima pinangan kepala dusun.

"Dinikahi karena ada iming-iming mau dikasih mobil Pajero, tanah, dan dibelikan rumah. Akhirnya mau dinikahi secara siri," ujar Hartini saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (8/6/2022) dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com, Jumat (10/6/2022).

Menurutnya, pernikahan siri anaknya itu tak mengantongi restu dari keluarga.

Pasalnya, mantan suaminya yang juga merupakan ayah dari SM tidak dilibatkan dalam pernikahan tersebut.

Ayah SM bahkan sempat diusir ketika prosesi akad nikah berlangsung, yakni pada Sabtu (4/6/2022) lalu.

"Bapaknya ikut datang tapi disuruh keluar. Tahu-tahu masuk lokasi sudah sah begitu saja," katanya.

Saat itu Hartini mengaku sedang berada di Aceh, sehingga tidak ikut datang atau menyaksikan pernikahan putrinya.

Kini setelah akad nikah, bukannya bahagia menjadi pengantin baru, nasib SM justru berujung tragis.

Hartini mengatakan, dua hari setelah dinikahi, putrinya ditalak oleh Kasun tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved