Berita Daerah

Resepsi Pernikahan Nyaris Jadi Tragedi, Tenda Roboh Dihantam Puting Beliung, Pengantin Terjebak

Untungnya, saat kejadian para tamu undangan sudah banyak yang pulang sehingga tidak banyak korban yang ditimbulkan.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Istimewa via TribunTrends.com
Tenda pernikahan roboh karena angin puting beliung, pasangan pengantin terjebak 

TRIBUNSOLO.COM, AGAM -- Pesta pernikahan berubah berantakan.

Hal itu lantaran tenda pesta pernikahan di Simpang Bukik, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam roboh karena adanya angin puting beliung.

Musibah angin puting beliung itu terjadi pada Sabtu (18/6/2022) sore.

Angin puting beliung menyebabkan tiga orang yang berada di lokasi tersebut mengalami luka-luka.

Bahkan dua di antaranya terpaksa harus dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka robek.

Baca juga: Seorang Ibu Pura-pura Jadi Tamu Undangan Pernikahan Ternyata Pencuri,Aksinya Dipergoki Pemilik Rumah

Baca juga: Solo Sudah PPKM Level 1, Ibadah Sampai Pernikahan Sudah Boleh Kapasitas 100 Persen  

Keluarga mempelai, Elmiza (57) mengungkapkan bagaimana detik-detik angin puting beliung porak-porandakan tenda pesta pernikahan yang ada di halaman rumahnya.

"Kejadiannya pukul 18.00 WIB lewat sedikit," ujar orang tua mempelai perempuan itu kepada TribunPadang.com di kediamannya, Minggu (19/6/2022).

Ia mengatakan, angin puting beliung terjadi ketika pesta pernikahan masih berlangsung, saat itu hujan deras mengguyur.

"Awalnya hujan, hujannya tidak biasa. Ukurannya itu besar-besar dan langsung lebat. Tidak lama setelah itu datang angin kencang," katanya.

Elmiza mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, ia berada di teras rumah menyambut dan melepas para tamu undangan yang datang dan pulang.

Pun demikian dengan keluarganya yang lain, sibuk dengan aktivitas masing-masing seperti pesta pernikahan biasanya.

"Angin ini datangnya tiba-tiba, jadi kami panik. Tenda-tenda ini mau terbang. Dipegangi sama anak-anak, karena tidak kuat akhirnya terbang juga," ungkapnya.

Menurut Elmiza, tenda pelaminan yang berjejer di halaman rumah dihempas angin ke pagar rumahnya.

Begitu juga dengan semua isi di dalam tenda.

Dirinya melihat angin yang datang berputar-putar dari arah belakang rumahnya ke depan dan menyapu semua yang ada disekelilingnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved