Viral

Viral Kakek Digaji Pakai Uang Mainan, Kini Mengaku Cuma Bohong, Polisi Beberkan Fakta Sebenarnya

Polisi mengunggah video pengakuan seorang kakek bernama Sunardiyang sempat viral di media sosial karena mengaku digaji pakai uang mainan.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tiktok @erikaa_131198
Viral kakek buruh penebang tebu di Lampung dibayar pakai uang mainan RP 470 Ribu. Kini polisi ungkap video itu hoaks. 

TRIBUNSOLO.COM, LAMPUNG -- Viral di media sosial, kakek yang berprofesi sebagai buruh penebang tebu di Tulang Bawang, Lampung, digaji pakai uang mainan.

Kasus viral kakek digaji pakai uang mainan itu pun sudah berakhir damai.

Di mana, Polres Tulang Bawang, Lampung mengunggah video pengakuan seorang kakek bernama Sunardi (72) yang sempat viral di media sosial karena mengaku digaji pakai uang mainan.

Sebelumnya, nasib sang kakek sempat menarik perhatian netizen.

Baca juga: Kisah Nenek Penjual Mangga yang Dibayar Pakai Uang Mainan, Baru Sadar Ketika Pembeli Sudah Pergi

Hal itu bermula ketika dia membelanjakan uang mainan yang diakunya sebagai gaji setelah bekerja menjadi buruh tebang tebu.


Video pengakuan kakek 72 tahun bernama Sunardi (tengah) yang sempat viral lantaran mengaku digaji dengan uang mainan. Dalam video yang diunggah Senin (20/6/2022) itu, Sunardi menyatakan berbohong dan hanya merekayasa pengakuannya.
Video pengakuan kakek 72 tahun bernama Sunardi (tengah) yang sempat viral lantaran mengaku digaji dengan uang mainan. Dalam video yang diunggah Senin (20/6/2022) itu, Sunardi menyatakan berbohong dan hanya merekayasa pengakuannya. (Website Polres Tulang Bawang)

Namun pihak kepolisian kemudian mengklarifikasi, mereka menyebut berita ini adalah kebohongan semata.

Permintaan maaf sang kakek pun menuai respons beragam warganet.

Pasalnya, sebelumnya ramai diberitakan bahwa mandor sang kakek sempat meminta maaf dan mengganti uang tersebut.

Baca juga: Kisah Haru Nenek 79 Tahun ini Jualan Canang Dibayar Pakai Uang Mainan, ini Kisahnya

Sementara itu, dalam berita yang dicantumkan di website resmi Polres Tulang Bawang, Senin (20/6/2022), terekam video pengakuan sang kakek.

Kakek itu berdiri bersama tiga orang petugas kepolisian lantas mengaku telah berbohong bahwa dirinya dibayar sang mandor dengan uang mainan.

Dia mengatakan uang mainan tersebut ditemukannya di pinggir jalan dan digunakan untuk membeli ayam di pasar.

"Saya Sunardi mohon maaf kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia atas terjadinya video viral uang mainan yang saya belanjakan di Pasar Pulung Kencana, Kabupaten Tulang Bawang Barat," kata Sunardi.

"Uang mainan tersebut saya nemu di pinggir jalan, bukan hasil tebang tebu di PTDN, jadi itu semua rekayasa saya sendiri, oleh karena itu saya mohon maaf sebesar-besarnya dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi."

Klarifikasi Polisi

Dari keterangan pihak kepolisian, warga Tiyuhan Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang bawang itu berbelanja di pasar Pulung Kencana pada Sabtu (18/6/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved