Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Solo Terbaru

Nasib Pegawai Kontrak Terminal Tirtonadi Solo yang Terlibat Pungli, Kini Dipecat

Pegawai kontrak yang terlibat pungli di Terminal Tirtonadi akhirnya dipecat. Pemecatan dilakukan BPTD Wilayah X Provinsi Jawa Tengah dan DIY. 

Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
Istimewa
Tangkap layar video oknum petugas Terminal Tirtonadi Solo yang menerima salam tempel viral di akun Tiktok @ingat nafas. Oknum pegawai Terminal Tirtonadi yang menerima salam tempel itu kini dipecat. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Oknum pegawai kontrak Terminal Tirtonadi Solo yang menerima salam tempel atau pungli akhirnya dipecat. 

Pemecatan dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Provinsi Jawa Tengah dan DIY. 

Kepala BPTD, Eko Agus Susanto mengatakan, pemberhentian terhadap oknum pegawai kontrak Terminal Tirtonadi diberlakukan sejak kemarin, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Respons Gibran Ada Pegawai Terminal Tirtonadi Terlibat Pungli: Ya Malulah, Kota Solo Terdampak 

"Namun SK baru nanti diserahkan oleh Kepala Terminal ke oknum yang bersangkutan hari ini," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (30/6/2022). 

Eko menjelaskan, keputusan pemecatan tersebut berdasarkan Peraturan Dirjen Perhubungan Darat.

"Terminal saya 20 Tipe A, eranya sudah berubah dimana masyarakat yang mengawasi. Jadi harus bisa menjaga diri dalam bertugas," tegasnya. 

Oknum pegawai kontrak itu, lanjut Eko baru bekerja satu tahun di Terminal Tirtonadi. 

Dari hasil pemeriksaan, oknum tersebut mengaku sempat kaget saat diberi 'salam tempel'. 

"Namun di video yang beredar tidak ada penolakan dari oknum tersebut yang menerima," tuturnya. 

"Kan harusnya dia (oknum) itu menolak atau menjauh," lanjutnya.

Untuk melakukan pencegahan itu, Eko mengatakan agar para pegawai untuk menghindari kejadian serupa. 

"Kalau ada ram check tetap dilakukan, kalau ada PO yang ram check enggak lolos ya biarin saja, untuk dihindari," tegasnya. 

Diakuinya, kejadian tersebut terjadi pada bulan Mei lalu dan pihak terminal baru mengetahui saat video yang beredar di Tik-tok itu viral.

"Kita baru saja tahu saat video itu Viral dan langsung mengambil tindakan tegas," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved