Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sragen Terbaru

Kasus Akun PPDB Siswa SMA Sragen Kena Hack, Satu Jam Sebelum Tutup Tiba-tiba Pindah Sekolah

PPDB menjadi perhatian dari berbagai pihak, apalagi dengan adanya kasus akun yang diduga kena hack di Sragen. Siswa tersebut tiba-tiba pindah Sekolah.

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Marno menunjukkan tangkapan layar riwayat digital yang membuktikan akun PPDB tingkat SMA anaknya diretas saat ditemui TribunSolo.com, Senin (4/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Orang Tua di Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen kini tengah kebingungan. 

Pasalnya akun pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA milik anaknya yang didaftarkan di SMAN 1 Gondang tiba-tiba pindah ke sekolah lainnya. 

Hal tersebut dialami anak Marno (41) warga Bumiaji, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen.

Baca juga: PPDB Solo 2022: Berkas yang Wajib Dibawa Siswa SMP Jalur Afirmasi Hari Pertama Masuk Sekolah

Sang anak Monika Iva Lestari awalnya melakukan pendaftaran di SMAN 1 Gondang pada 29 Juni 2022 lalu. 

Setelah dipantau hingga Jumat (1/7/2022) pagi, nama Monika masih diperingkat 129 dari 209 kuota yang disediakan pihak sekolah. 

Namun, ketika pukul 15.00 WIB, atau 1 jam menjelang penutupan pendaftaran tiba-tiba akunnya berubah dan mendaftar di SMAN 1 Sambungmacan. 

"Jarak zonasi anak saya itu 2296 meter, Jumat lagi masih diurutan 129, sedangkan yang ada diperingkat 209 itu jaraknya 3967 meter dan itu masih masuk zona," ujarnya kepada wartawan, Senin (4/7/2022). 

"Pastinya kita orang tua bingung, karena tiba-tiba pindah ke SMA yang lainnya, kita merasa nggak membatalkan pendaftaran," tambahnya. 

Marno kemudian mendatangi pihak sekolah untuk menanyakan nasib anaknya. 

Pihak panitia PPDB di tingkat sekolah mengatakan jika telah terjadi peretasan terhadap akun Monika.

Hal tersebut dibuktikan dengan riwayat digital yang diunduh dari pihak panitia penyelenggara, dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. 

"Jadi kita minta bukti, buktinya sudah ada kalau itu memang di-hack, dipindah ke tempat SMAN yang lain, sedangkan kita tidak merasa memindahkan ke sekolah lainnya," jelasnya. 

Kini nasib anaknya belum jelas mengingat pelaksanaan pengumuman PPDB akan dilakukan pada hari ini, Senin (4/7/2022) hingga pukul 23.55 WIB nanti. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved