Berita Klaten Terbaru
New CFD Klaten Kurang Luas, Sri Mulyani Punya Solusinya: Ada Lahan Kosong yang Bisa Dimanfaatkan
Muncul desakan agar lokasi CFD Klaten lebih diperpanjang lagi. Banyak pedagang yang tak dapat tempat.
Penulis: Ibnu DT | Editor: Tri Widodo
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sudah dua kali ini, lokasi CFD Klaten ada di Jalan Mayor Kusmanto.
Alun-alun Klaten yang lagi direvitalisasi, tak memungkinkan CFD untuk digelar di Jalan Pemuda Klaten.
Baca juga: Banyak Pedagang Gigit Jari di CFD Klaten Pertama Setelah Dua Tahun Vakum, Tak Dapat Tempat Jualan
Baca juga: Membludak! Potret Warga Klaten Tumplek Blek di CFD Klaten Jalan Mayor Kusmanto
Banyak yang mendesak agar jalan untuk CFD diperpanjang lagi.
Kalau bisa tak hanya dari tugu Punokawan, Pandanrejo sampai tugu Pandawa, Bramen saja, melainkan hingga simpang empat Sangkal Putung.
Tapi, Bupati Klaten, Sri Mulyani tak akan memperpanjang jalan untuk CFD Klaten ini.
"Untuk jalur car free day dipastikan tidak akan diperpanjang karena akan mengganggu. Simpang lima (Bramen) itu adalah akses untuk keluar masuk pengunjung, kalau diperpanjang nanti akan sulit saat pengunjung ingin masuk," terangnya, Mulyani, kepada TribunSolo.com, Minggu (17/7/2022).
Sri Mulyani tak memungkiri jika harus ada evaluasi terhadap pelaksanaan CFD kedua tersebut.
Terlebih dengan lokasi yang berbeda, sudah pasti harus ada yang dibenahi.
Terutama lokasi jalan yang untuk gelaran CFD ini.
"Kalau kurang (luas) itu pasti, karena lokasi ini beda dengan di Jalan Pemuda panjang ditambah dengan alun-alun luas, sedangkan di sini hanya untuk car free day darurat saja," ungkapnya.
"Kita terus berbenah karena ini juga sudah kita laksanakan selama dua kali, saya sadar betul bahwa di lokasi ini butuh pembenahan tapi itu terjadi karena situasi dan lokasi yang digunakan saat ini memang sangat terbatas," tambahnya.
Hanya saja, setelah memonitor secara langsung pelaksanaan CFD di Jalan Mayor Kusmanto, pihaknya melihat ada lahan kosong yang bisa dimaksimalkan untuk pelaksanaan CFD.
"Tadi saya juga melihat ada potensi untuk lahan kosong nanti kita koordinasikan agar bisa dipakai untuk wahana atau yang lainnya,"
"Tadi saya melihat bersama Pak Wakil Bupati dari arah Bramen, kita melihat ada potensi lahan yang luas nanti akan kita koordinasikan untuk kita tembung (meminta), agar tempat itu bisa dipakai untuk pedagang yang saat ini belum dapat tempat," harapnya.
Dirinya berharap, dengan dibuka kembali CFD di Kabupaten Klaten, dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.
"Jadi biar sama-sama pengunjungnya senang wareg (kenyang), pedagangnya juga dapat untung harapannya begitu," ungkapnya.
"Semoga ini membuat masyarakat terwadahi baik itu para pedagang atau pengunjung. semoga dengan kita buka akses di sini perekonomian mulai pulih, pendapatan masyarakat mulai meningkat," harapnya.
Saat disinggung soal sampah, Sri Mulyani mengharapkan peran aktif pedagang dan masyarakat untuk sama-sama menjada kebersihan lokasi tersebut.
"(Namun) pedagang yang memanfaatkan lokasi harus tertib jaga kebersihan nantinya akan kita sambil bergerak untuk melakukan evaluasi secara terus menerus," terangnya.
"Jadi tidak hanya kami yang menyiapkan (tempat sampah) tapi pedagang juga menyiapkan (tempat sampah) sebagai tanggung jawab bersama," tegasnya.
Dari pantauan TribunSolo.com di Lokasi CFD yang digelar di Jalan Mayor Kusmanto, dari Simpang Empat Pandanrejo hingga Simpang lima Bramen dari Pukul 05.00 hingga 09.00 WIB ada penurunan jumlah pengunjung.
Namun, para pedagang yang berjualan jauh lebih tertata dibandingkan pelaksanaan CFD yang terdahulu.
Selain itu lokasi kantong parkir juga terlihat lebih rapih sehingga tidak menimbulkan kemacetan pada Simpang Empat Pandanrejo hingga Simpang lima Bramen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bupati-Klaten-Sri-Mulyanti-Tinjau-pelaksanaan-CFD.jpg)