Polisi Tembak Polisi
Teka-teki Keberadaan HP Brigadir J yang Hilang Misterius Usai Penembakan, Diduga Simpan Banyak Info
Pengacara mempertanyakan ponsel kliennya yang sampai saat ini masih belum ditemukan seusai dinyatakan tewas di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
"Maksudnya bukan CCTV di rumah Pak Sambo, tapi alat (dekoder) CCTV yang di pos. Itu (diganti) hari Sabtu, saya tahu hari Senin. Iya (polisi) tidak pakai seragam," ujar Ketua RT 05 RW 01 di Kompleks Perumahan Polri, Seno Sukarto, Rabu (13/7/2022), mengutip Kompas.com.
Seno yang merupakan pensiunan Polri dengan pangkat akhir Irjen tersebut mengaku tak tahu alasan penggantian dekoder di pos kompeks.
"Sampai sekarang saya ketemu aja (polisi yang mengganti) juga tidak," kata Seno.

HP Keluarga Diretas
Nomor WhatsApp ayah, ibu, dan adik Brigadir J diretas.
Nomor WhatsApp mereka diretas satu per satu sejak Selasa (12/7/2022) pagi hingga sore.
Mengutip Tribun Jambi, pakar IT dari Universitas Dinamika Bangsa, Ahmad Asyhadi S.Kom, M.Si, memastikan bahwa nomor WhatsApp keluarga Brigadir J diretas.
Hal ini dilihat dari notikasi yang muncul.
Keluarga pun tak bisa mengakses WhatsAppnya.
Hingga Rabu (13/7/2022), nomor WhatsApp keluarga Brigadir J masih diretas.
Baca juga: Brigadir Yosua Tewas, Sedangkan Bharada E Tak Terluka Meski Baku Tembak, Begini Penjelasan Polisi
Padahal komunikasi terakhir dengan Brigadir J ada di ponsel tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Brigadir J yang merupakan driver istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo terlibat baku tembak dengan Bharada E di rumah dinas Ferdy Sambo pada Jumat (8/7/2022) pukul 17.00 WIB.
Bharada E merupakan ajudan Ferdy Sambo.
Saat kejadian, Ferdy Sambo sedang tidak ada di rumah.
Aksi baku tembak disebut polisi dipicu karena Brigadir J diduga melakukan pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo.