Berita Sukoharjo Terbaru

Viral, Video Abu Bakar Ba'asyir Mengakui Pancasila: Pancasila Itu Dasarnya Tauhid

Video Abu Bakar Ba'asyir yang mengakui Pancasila beredar viral di media sosial Twitter. Dahulu Abu Bakar Ba'asyir diketahui menyebut Pancasila syirik

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Abu Bakar Ba'asyir akhirnya mengakui Pancasila. Video khotbahnya yang mengakui Pancasila itu viral di media sosial Twitter. 

"Kami mengingatkan terorisme itu muncul karena adanya ketidakadilan dan adanya kejahatan manusia yang diderita umat Islam, itu akar permasalahannya," kata dia.

"Kami juga sampaikan, bahwa Bangsa Indonesia harus berperan penting dalam penanganan terorisme di dunia," imbuhnya.

Dia mengarakan, Abu Bakar meminta negara harus bisa menghargai dan menghormati hukum islam.

Karena hukum Islam menjamin kehidupan didunia dan akhirat, dan pengaturan hukum bersumber ajaran syariah.

"Soal bermitra dengan BNPT tidak. Kalau ada sisi yang kurang tepat, kami beri masukan. Menurut kami, terorisme itu tidak boleh dalam Islam," tandasnya.

Dikunjungi Danrem

Sebelumnya, Danrem 074/Warastratama Surakarta Kolonel Inf Rano Tilaar mengunjungi Abu Bakar Ba'asyir, Sabtu (23/1/2021).

Kedatangannya disambut Abu Bakar Ba'asyir dan putranya Abdul Rochim di Ponpes Al Mukmin Ngruki di Dukuh Ngruki RT 04 RW 17, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Dalam kunjungannya itu, Rano didampingi Dandim 0726/Skh Letkol Inf Agus Adhy Darmawan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Tak hanya Abu Bakar dan Iim, rombongan Danrem juga disambut dengan hangat pengurus Yayasan Ponpes Al Mukmin Ngruki.

Baca juga: Sehari Setelah Pulang ke Ponpes Ngruki, Abu Bakar Baasyir Terima 26 Tamu, Hanya Ramah Tamah

Baca juga: Terungkap, Ini Alasan Penyekatan saat Abu Bakar Baasyir Pulang ke Solo : Belajar dari Kerumunan HRS

Rano turut memperkenalkan diri sebagai pejabat Danrem 074/Warastratama.

"Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena pada pagi hari ini bisa berkomunikasi langsung dengan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir," ucap Rano.

"Karena orang timur bilang tak kenal maka tak sayang, sehingga supaya kita kenal maka kita harus bersilaturahmi," tambahnya.

Dalam kunjungan ke Ponpes Al Mukmin, Danrem 074/Warastratama memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) karena kini masih dalam kondisi pandemi.

"Untuk kesehatan dari ponpes nanti juga bisa diajarkan tentang penggunaan swab antigen oleh dokter dari kami," kata Rano.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved