Berita Sukoharjo Terbaru
Proyek Pembangunan Jembatan Mojo Mulai Dikerjakan, Tahap Awal Jalan Tak Sampai Ditutup
Proyek Jembatan Mojo mulai dikerjakan, namun tidak sampai menutup jalan. Kendaraan roda 4 atau lebih masih bisa melintas.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Proyek pembangunan jembatan Mojo, mulai dikerjakan.
Nampak sejumlah pekerja sudah mulai melakukan perbaikan di jembatan yang menghubungkan Kecamatan Mojolaban Sukoharjo, dengan Kematan Pasar Kliwon Solo itu.
Staf Teknis Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Andreawan Setyo Nugroho mengatakan, saat ini tengah dilakukan proses pengencangan baut.
"Proses pengencangan baut dilakukan oleh PT Salim Perkasa Construction selaku pemenang lelang," katanya, Kamis (11/8/2022).
Pengerjaan pengencangan baut ini sudah dilakukan minggu lalu, dengan masa pengerjaan selama 8 minggu.
Jembatan Mojo memiliki panjang 225 meter, dengan total lebar 9 meter, lebar jalan 7 meter dan trotoar kanan dan kiri masing-masing satu meter.
Baca juga: Selama Pembangunan Jembatan Mojo, Rute BST Koridor 5 Berubah Lewat Jembatan Bacem
Meski pengerjaan pembangunan jembatan Mojo sudah dimulai, nampak arus kendaraan masih normal.
Kendaran roda 4 dan lebih masih bisa melewati jembatan Mojo, termasuk BST.
"Pengerjaan ini tidak mengganggu arus lalu lintas, dan tidak sampai menutup jalan," ujarnya.
Setelah proses pengencangan baut ini selesai, tahapan berikutnya adalah pemasangan stringer jembatan.
Rute BST Berubah
Proyek pembangunan jembatam Mojo, akan berdampak pada rute Batik Solo Trans (BST) koridor 5.
Jalur BST Koridor 5 yaitu dari Kartasura, Tohudan, Solo, Bekonang, Sidan dan sebaliknya.
Selama ini, BST Koridor 5 melintasi Jembatan Mojo menuju dan dari Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.
Baca juga: Nasib Pegawai Kontrak Terminal Tirtonadi Solo yang Terlibat Pungli, Kini Dipecat
Baca juga: Hendak Jemput Bos, Mobil Suzuki X-Over Terperosok di Jalan Solo-Tawangmangu, Masuk Kebun Warga