Berita Boyolali Terbaru

Potret Karnaval di Kiringan Boyolali, Ada Penampilan Reog hingga Penjajah yang Tertusuk Bambu

Karnaval di Desa Kiringan berlangsung meriah, ada berbagai kostum yang digunakan para peserta hingga menghidupkan suasana.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Salah satu kesenian yang ditampilkan dalam karnaval di Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Kamis (25/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Meski bulan Agustus tinggal beberapa hari lagi, namun kemeriahan untuk memperingati hari ulang tahun kemerdekaan RI masih cukup terasa.

Salah satunya yang dilakukan Warga Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota, Kamis (25/8/2022).

Ribuan warga tumplek blek dalam kegiatan karnaval untuk memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia ini.

Setiap RT unjuk kebolehan dengan menampilkan atraksi, kesenian, ornamen-ornamen, hingga penampilan yang unik-unik.

Ada yang menampilkan membawa ratusan bendera merah putih, drumband, kesenian rodat, topeng ireng, orang dewasa yang mengenakan seragam SD, teatrikal masa penjajahan dan ada juga yang mengenakan pakaian adat nusantara.

Penampilan peserta karnaval ini pun ditunggu-tunggu masyarakat.

Di sepanjang jalan yang dilalui peserta Karnaval yakni dari jalan Tentara pelajar hingga ke Balai Desa Kiringan, warga sekitar menadati kanan kiri jalan tersebut.

Baca juga: Tampil ala Raden Mas Said, Bupati Juliyatmono Naiki Kuda di Karnaval HUT ke-77 RI di Karanganyar

Teriknya matahari siang menjelang sore pun tak menyurutkan minat masyarakat untuk melihat pagelaran karnaval ini.

Yanto salah satu warga mengaku karnaval ini hanya diikuti oleh warga desa Kiringan saja.

“Tapi pesertanya luar biasa. Sangat banyak. memang disini itu untuk kegiatan karnaval masih jalan (antusias masyarakat tinggi),” jelasnya kepada TribunSolo.com, Kamis (25/8/2022).

Dia mengaku cukup terhibur dengan adanya karnaval ini.

“Seneng lihat karnaval ini, cucu saya juga sangat seneng liat peserta karnaval yang lucu-lucu,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Wanti.

Dia sudah sejak pukul 14.00 WIB berada di jalan tentara pelajar untuk menunggu peserta karnaval ini.

“Kan sudah dua tahun tidak ada karnaval. Seneng lah. karena Agustus kalau tidak ada acara karnaval itu rasanya kayak ada yang kurang,” pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved