Viral

Viral Warteg Tetap Utuh dalam Kebakaran Simprug seperti Tak Tersentuh Api, Damkar Beri Penjelasan

Yang bikin terheran-heran netizen, konstruksi bangunan warteg tidak rusak seperti rumah-rumah lain di sisi kanan dan kirinya yang hangus dilalap api.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TikTok @batamclick.com @kangdenii_
Viral warteg di Simprug tak tersentuh api meski sekelilingnya kebakaran 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Viral di media sosial, unggahan mengenai sebuah rumah makan warung tegal (warteg) masih tegak berdiri di antara sejumlah bangunan yang terbakar di Jalan Simprug Golf II, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Yang bikin terheran-heran netizen, konstruksi bangunan warteg tidak rusak seperti rumah-rumah lain di sisi kanan dan kirinya yang hangus dilalap api.

Beredar narasi, jika pemilik warteg tersebut sering melakukan amalan baik sehari-hari.

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Garasi Rumah Makan Ayam Goreng Mbak Mul Sukoharjo: Dua Mobil Hangus

Sementara itu, perwira piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Deni Andreas, mengungkap penyebab warteg tersebut tidak terbakar.

Deni mengatakan, kompartemenisasi menjadi salah satu faktor warteg di Jalan Simprug Golf II, Grogol Selatan itu tak dilalap api.

"Karena terkompartemenisasi jadi terlindungi dari potensi rambatan api. Coba lihat bangunan yang melindungi warteg itu bagaimana konstruksi bangunannya," kata Deni dilansir dari Antara, Kamis (25/8/2022). 

Deni lantas menjelaskan, ilmu kompartemenisasi kebakaran merupakan batas atau pemisahan bangunan berdasarkan tingkat ketahanan terhadap api pada bangunan.

Baca juga: Masih Misteri, Penyebab Kebakaran Garasi Rumah Makan Ayam Goreng Mbak Mul Sukoharjo

Terlihat jika bangunan warung bernama "Warung Brebes Pesona Dua Putri" itu terbuat dari bata ringan atau hebel di semua sisi rumahnya yang sifatnya menahan api.

Berbeda dengan rumah di sekelilingnya yang kebanyakan memakai bahan semi permanen seperti triplek atau kayu.

Deni sendiri ikut bertugas memadamkan api saat kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Simprug Golf 2 pada Minggu (21/8/2022) pagi lalu.

Melalui konstruksi warteg itu, Deni menyebut warga harus memahami ilmu kompartemenisasi dalam pembangunan rumah untuk menghindari kebakaran serupa terulang.

Baca juga: Geger Kebakaran Kandang Jerami Imbas Korsleting di Sukodono Sragen, Sempat Dikabarkan via Toa Masjid

"Jadi kalau mau dibangun lagi satu kampung supaya aman dari kebakaran besar, pastikan kompartemenisasinya itu semakin banyak semakin bagus bangunannya," tuturnya.

Sebelumnya, kondisi warteg yang masih berdiri kokoh itu viral di media sosial.

Dalam narasi pada video yang viral disebutkan bahwa warteg itu kerap membagikan sedekah makanan ke warga setempat sehingga selamat dari kebakaran. 

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved