Istri Pendiri Sritex Meninggal
Sosok Penerus PT Sritex Group Selepas Susyana Lukminto Tutup Usia : Iwan Setiawan & Iwan Kurniawan
Iwan Setiawan dan Iwan Kurniawan telah didapuk menjadi penerus Susyana Lukminto dalam mengurus PT Sritex Group ke depannya.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Mendiang Susyana Lukminto tidak bisa dipungkiri memiliki andil dalam menjaga PT Sritex Group setelah Lukminto tutup usia pada 5 Februari 2014.
Vonny Imelda Lukminto, salah satu putrinya, menjadi saksi hidup.
Menurut Vonny, Susyana terus bekerja keras untuk memantau PT Sritex Group.
Itu dilakukan Susyana ketika dirinya masih berada dalam masa perawatan penyakitnya di Amerika Serikat.
"Mamah juga selalu mengikuti kegiatan kegiatan di Solo melalui zoom, juga mengikuti kegiatan-kegiatan kami (anak-anaknya) waktu di Amerika," ujar Vonny, kepada TribunSolo.com, Sabtu (27/8/2022).
Kini, sosok yang kerja keras, penuh dedikasi dan perhatian tersebut telah tutup usia.
Itu sekaligus memicu siapa sosok yang akan memegang atau menjalankan PT Sritex Group ke depannya.
Direktur Utama PT Sritex Group, Iwan Setiawan Lukminto menerangkan dirinya dan adiknya, Iwan Kurniawan Lukminto yang akan menjalankan industri itu ke depannya.
"Itu nanti tentunya kami akan meneruskan di situ, saya dengan pak Wawan (Iwan Kurniawan)," terangnya.
Pesan Terakhir Susyana ke Iwan Setiawan
Istri pendiri PT Sritex Group Susyana Lukminto rupanya sempat memberikan pesan sebelum tutup usia saat umur 75 tahun pada Sabtu (20/8/2022) lalu.
Pesan tersebut diberikan kepada putra sulungnya, Iwan Setiawan Lukminto yang kini juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Sritex Group.
Susyana berpesan agar Iwan bisa menjaga keluarga besar Lukminto dan PT Sritex Group.
"Pesan ibu suruh menjaga keluarga ini, keluarga besar ini, semua, Lukminto dan Sritex Group," kata Iwan, kepada TribunSolo.com, Sabtu (27/8/2022).
Baca juga: Susyana Lukminto Jadi Sosok Penting bagi Iwan Setiawan : Tak Pernah Mengeluh & Jadi Panutan Keluarga
Baca juga: Emosionalnya 3 Putri Kenang Perjuangan Susyana Lukminto Berobat Setahun Terakhir: Maafkan Kami Mamah
Bagi Iwan, Susyana menjadi salah satu sosok penting dalam hidupnya.
Terlebih, istri pendiri Sritex Group Lukminto tersebut merupakan sosok panutan dalam keluarga.
"Ibu itu panutan, dia jadi panutan keluarga, ibu yang berkarya, sosok yang moderat," katanya.
"Ibu itu tidak mengenal capai, tidak mengeluh, dan membantu bapak dulu semasa hidupnya," tambahnya.
Iwan mengungkapkan mendiang-lah yang pertama kali menyemangati keluarga untuk segera bangkit selepas Lukminto tutup usia pada 5 Februari 2014 silam.
"Dulu waktu ditinggal bapak, ibu itu yang cepat sekali move on dan mengajak anak-anaknya kembali lagi (bersemangat)," ungkapnya.
Emosionalnya Tiga Putri Susyana Lukminto
Suasana haru dan sedih terasa saat perwakilan keluarga menumpahkan kenangan mereka bersama mendiang istri pendiri PT Sritex Group, Susyana Lukminto.
Terlebih, saat tiga putri Susyana, yakni Vonny Imelda Lukminto, Lenny Imelda Lukminto, dan Margaret Imelda Lukminto berbagi cerita.
Vonny, misalnya, suaranya terdengar bergetar saat menceritakan kembali kenangan bersama Susyana.
Khususnya, saat menemani istri Lukminto tersebut berobat ke sejumlah negara lebih kurang setahun terakhir ini.
"Perjalanan mamah dalam satu tahun ini tidak lah mudah," begitulah Vonny membuka ceritanya, Sabtu (27/8/2022).
Baca juga: Karangan Bunga Duka Cita untuk Susyana Lukminto Juga Penuhi Makam Shri Garden : Ada Dari Jokowi
Baca juga: Detik-detik Peti Jenazah Istri Pendiri Sritex Susyana Lukminto Dimasukkan ke Pusara : Gunakan Katrol
Susyana memang sempat berjuang sembuh atas penyakit yang dideritanya.
Ia bahkan harus dirawat di sejumlah rumah sakit Amerika Serikat hingga Singapura.
Diantaranya Mayo Clinic Rochester, yang kemudian berpindah ke salah satu rumah sakit di Boston, sebelum akhirnya dirawat ke rumah sakit Mount Elizabeth Singapura.
"Mami kami sangatlah kuat dan tidak pernah putus asa pada saat yang sangat menggelisahkan, beliau pun tetap bersemangat," kata Vonny.
"Bahkan, lebih menyemangati kami, anak-anaknya yang menjaga mamah," tambahnya.
Bagi Vonny, Susyana merupakan sosok yang kuat dan tak pernah putus asa.
"Kami tidak bisa memberikan atau membalas budi mamah yang begitu sayang dan perhatian, dan selalu memperhatikan kami semua. Maafkan kami mamah, anak-anakmu," tutur Vonny.
Sementara itu, bagi Lenny, Susyana merupakan sosok ibu sekaligus teman yang akan sangat dirindukannya.
"Kehilangan mamah adalah ujian berat kedua setelah kehilangan papa. Kehilangan seorang sahabat, teman makan pagi dan teman curhat," kata Lenny.
Baca juga: Diiringi Tradisi Tionghoa Berupa Pecah Semangka, Jenazah Susyana Lukminto Diberangkatkan ke Makam
Baca juga: Pesan Susyana Lukminto untuk Penerus Sritex : Jadilah Pohon Bambu, Tahan Cuaca, Bencana & Rintangan
"Apapun keluhan kita, mamah selalu memberi semangat," tambahnya.
Bersama Susyana, Lenny belajar bahwa seorang ibu harus bisa memasak dan bekerja dengan baik.
"Memberi banyak pelajaran bagi kita, sederhananya, cara memasak resep keluarga, beliau juga selalu support saat kami merasa terjatuh, mamah berbagi pengalaman kepada kita untuk bisa jadi pribadi yang lebih bijak," kata dia.
"(Mamah) inspirasi bagaimana menjadi ibu yang harus bisa masak dan kerja, mamah telah melewati masa sulit," cerita Lenny.
"Itu menjadi pelajaran penting bagi kita untuk tanpa lelah melalui itu, (mamah) adalah contoh teladan bagi kita dan anak-anak ke depannya," tambahnya.
Sedangkan Margaret, mengenang Susyana sebagai sosok ibu yang baik dan selalu menyayangi keluarga.
"Mamah mendedikasikan untuk anak-anaknya, memastikan kami semua merasa disayangi dan didukung dalam kegiatan dan pekerjaan kami," ujar Margaret.
"Terima kasih, mamah telah mengorbankan segalanya demi kebaikan keluarga, sabar mendengarkan keluh kesah kami, dan beri nasihat bijaksana dan adil bagi semua," tambahnya.
Detik-detik Peti Susyana Masuk ke Pusara
Peti jenazah istri pendiri PT Sritex Group, Susyana Lukminto tiba di area kompleks makam Shri Garden Delingan, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (27/8/2022) pukul 12.09 WIB.
Para keluarga mendiang yang menggunakan baju serba putih berada di barisan depan dalam proses pengantaran peti jenazah mendiang ke area pemakaman.
Peti jenazah tersebut nampak dibawa menggunakan roda di bawahnya.
Dibutuhkan puluhan orang untuk mendorong peti jenazah itu ke area makam.
Baca juga: Kolam dan Patung Angsa Raksasa Menghiasi Shri Garden Delingan, Kompleks Makam Keluarga Besar Sritex
Baca juga: Suasana Terkini Shri Garden, Makam Susyana Lukminto : Pegawai Sritex Beri Penghormatan Terakhir
Peti jenazah mendiang Susyana kemudian diletakkan di dekat makam suaminya, Lukminto.
Sejumlah keluarga kemudian menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan semua pihak dalam masa berkabung keluarga mereka.
Tak sampai di situ, mereka juga menyampaikan kenangan bersama mendiang.
Setelahnya, prosesi mendoakan peti jenazah mendiang Susyana dilakukan.
Berlanjut dengan prosesi penurunan peti jenazah ke pusara.
Anggota keluarga mendiang Susyana kemudian melakukan tradisi penghormatan terakhir dengan cara bersujud beberapa kali.
Setelah itu, mereka menghadap ke arah pagoda yang ada di area makam tersebut.
Tampak tubuh anggota keluarga mendiang Susyana membelakangi lokasi pemakaman mendiang.
Puluhan petugas pemakaman kemudian naik ke lokasi tempat peti jenazah diletakkan.
Baca juga: Karyawan Sritex Dadah-dadah, saat Jenazah Susyana Lukminto Diberangkatkan ke Pemakaman Shri Garden
Baca juga: Inilah Anak hingga Cucu Susyana Lukminto : Penerus Sritex, Setia Dampingi Jenazah Sebelum Dimakamkan
Mereka kemudian mengikat peti jenazah dengan menggunakan tali dadung.
Selain itu, katrol juga digunakan untuk menurunkan peti jenazah.
Para petugas pemakaman kemudian menurunkan secara perlahan peti jenazah Susyana.
Tak lama setelahnya, perwakilan keluarga Iwan Setiawan Lukminto kemudian melepaskan dua merpati dengan disaksikan keluarga yang hadir.
Setelah itu prosesi penyebaran dan pembagian biji-bijian dan uang koin dilakukan kepada keluarga yang berkabung.
Biji-bijian dan uang koin itu kemudian harus disimpan selama lebih kurang 3 hari.
Setelahnya, biji-bijian kembali dibawa ke area makam, sementara uang koin disimpan di rumah.
Para keluarga mendiang Susyana kemudian melakukan prosesi tabur bunga dan pasir ke dalam pusara.
Prosesi pemakaman mendiang Susyana kemudian ditutup dengan prosesi Kim Chwa dan para pelayat dipersilakan menaburkan bunga ke pusara.
Kolam dan Patung Angsa Raksasa Hiasi Shri Garden Delingan
Jenazah istri pendiri PT Sritex, Susyana Lukminto sudah dimakamkan di Shri Garden, Sabtu (27/8/2022).
Makam milik keluarga besar Sritex itu dihiasi dengan banyak pepohonan, kolam dan bangunan etnik Tionghoa itu berada Kelurahan Delingan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.
Seakan sepanjang mata memandang, luas makam yang mewah dan asri itu tak habis-habis.
Di salah sisi ada kolam yang dihiasi oleh patung angsa raksasa tengah memancurkan air.
Memasuki komplek Shri Garden, akan melewati Gapura Raksasa.
Gapura tersebut berwarna hitam dan putih dan di melintasi jalan yang bagus.
Gapura itu berada tak jauh dari lokasi pemakaman Taman Memorial Park Delingan.
Terlihat terdapat batu besar bertulisnya "SHRI GARDEN " di dekat pintu masuk.
Sementara di pintu masuk tersebut berupa pagar yang besar dan dalam keaadan tertutup.
Baca juga: Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhir, Susyana Lukminto Minta Pulang ke Rumah Solo
Baca juga: Jenazah Susyana Lukminto Sudah Dibawa ke Thiong Ting Solo, Dimakamkan 27 Agustus 2022 Nanti
Karangan Bunga Banjiri Shri Garden
Karangan bunga ucapan duka cita atas meninggalnya istri pendiri PT Sritex Group, Susyana Lukminto menghiasi kompleks Shri Garden Delingan, Sabtu (27/8/2022).
Beberapa karangan bunga berasal dari sejumlah tokoh, pejabat dan petinggi instansi pemerintahan Indonesia.
Karangan bunga itu tak hanya menghiasi di rumah duka Thiong Ting Solo saja.
Berikut daftar karangan bunga duka cita dari para tokoh, pejabat, dan petinggi instansi pemerintah :
1. Keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi)
2. Keluarga Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono
3. Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto
4. Keluarga Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Wiranto
5. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto
6. Keluarga Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono
7. Menteri Sekretariat Negara, Pratikno
8. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang
Baca juga: Suasana Terkini Shri Garden, Makam Susyana Lukminto : Pegawai Sritex Beri Penghormatan Terakhir
Baca juga: Karyawan Sritex Dadah-dadah, saat Jenazah Susyana Lukminto Diberangkatkan ke Pemakaman Shri Garden
9. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
10. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa
Karyawan Beri Penghormatan Terakhir
Ribuan pegawai PT Sritex Group membanjiri jalanan yang mengarah ke kompleks Shri Garden Delingan, Kabupaten Karanganyar (27/8/2022).
Dari pantauan TribunSolo.com, mereka berdiri di pinggir kanan kiri jalan tersebut pada pukul 11.00 WIB untuk menyambut jenazah Susyana.
Itu bisa dilihat sejak gerbang masuk menuju taman Memorial Delingan.
Beberapa di antara mereka tampak membentangkan spanduk-spanduk.
Spanduk-spanduk tersebut bertulisan ucapan duka dan selamat jalan yang diperuntukan untuk mendiang istri pendiri PT Sritex Group, Susyana Lukminto.
Susyana Lukminto telah tutup usia di umur 75 tahun pada Sabtu (20/8/2022).
Dia sempat disemayamkan di Thiong Ting selama lebih kurang sepakan terakhir sebelum diberangkatkan menuju kompleks Shri Garden Delingan.
Adapun jenazah terlebih dulu melewati kediaman mendiang di Puri Baron dan komplek industri PT Sritex Group.
Itu dilakukan sebelum ke kompleks Shri Garden.
Jenazah mendiang Susyana akan disambut ribuan pegawai PT Sritex sejak pintu masuk Taman Memorial Delingan hingga ke Shri Garden.
Ribuan pegawai Sritex sudah berdiri dan siap menyambut kedatangan dan memberi penghormatan terakhir kepada mendiang Susyana.
Baca juga: Karyawan Sritex Dadah-dadah, saat Jenazah Susyana Lukminto Diberangkatkan ke Pemakaman Shri Garden
Baca juga: Diiringi Tradisi Tionghoa Berupa Pecah Semangka, Jenazah Susyana Lukminto Diberangkatkan ke Makam
Ada Tradisi Pecah Semangka
Sebelum jenazah Susyana Lukminto diberangkatkan ke pemakaman Shri Garden Delingan, ada prosesi di Thiong Ting Solo, Sabtu (27/8/2022).
Ya, itu adalah prosesi menjelang pemakaman berupa pecah kendi dan pecah semangka di halaman rumah duka.
Tradisi Tionghoa itu dipimpin oleh Iwan Setiawan Lukminto.
Itu disaksikan keluarga besar dan pelayat.
Dari pantauan TribunSolo.com di lapangan, jenazah istri pendiri Sritex dikeluarkan dari ruang Hoo Ik Soen Rumah Duka Thiong Ting Solo, pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Inilah Anak hingga Cucu Susyana Lukminto : Penerus Sritex, Setia Dampingi Jenazah Sebelum Dimakamkan
Sebelum keluar, di barisan depan ada anak dan cucu menggunakan pakaian serba putih membawa foto Susyana mengenakan kebaya hijau yang tengah tersenyum.
Adapun para pelayat memberikan penghormatan terakhir untuk mendiang pendiri Sritex.
Sementara jenazah tidak langsung menuju ke kompleks pemakaman.
Jenazah akan terlebih dahulu melewati sejumlah rute sebelum akhirnya sampai ke tempat peristirahatan terakhir.
Mendiang akan terlebih dulu melintas di kediaman mendiang yang berada di Puri Baron, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.
Setelahnya, jenazah akan dilewatkan ke komplek industri PT Sritex di Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo.
Wakil Presiden Direktur PT Sritex Group, Iwan Kurniawan mengatakan mendiang Susyana telah menjadi sosok ibu bagi para karyawan/karyawati Sritex.
"Sosok ibu yang hadir tidak hanya dalam lingkungan keluarga, tapi juga sudah menjadi ibu bagi 50 ribu karyawan karyawati Sritex Group," ujar dia.
Baca juga: Pesan Susyana Lukminto untuk Penerus Sritex : Jadilah Pohon Bambu, Tahan Cuaca, Bencana & Rintangan
Baca juga: Susyana Lukminto Dimakamkan Hari Ini Pukul 10.00 WIB, Sang Anak : Bersebelahan dengan Makam Bapak
"Selama 56 tahun, beliau juga telah membangun Sritex yang dulunya hanya dimulai dari sebuah kios di pasar Klewer. Itu tak lepas dari kegigihan dan keuletan beliau. Ini bukan hal yang mudah,"
Setelah melewati kompleks Sritex, jenazah langsung diberangkatkan ke kompleks pemakaman Shri Garden Delingan.
Dari pantauan TribunSolo.com, sejumlah pelayat masih berdatangan ke Thiong Ting di Kecamatan Jebres Kota Solo.
Mereka kemudian langsung memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Susyana Lukminto.
Disemayamkan di Rumah Duka 7 hari
Istri pendiri Sritex group, Susyana Lukminto (75) dimakamkan ke Shri Garden Delingan Karanganyar, pada Sabtu (27/8/2022).
Adapun jenazah Presiden Komisaris Sritex Group itu sejak Sabtu (20/8/2022) disemayamkan di rumah duka Thiong Ting Jebres Solo.
Perwakilan keluarga, Iwan Kurniawan mengenang jasa-jasa mendiang Susyana sepanjang hidupnya sesaat sebelum pemberangkatan jenazah.
Suasana penuh haru pun terasa di rumah duka Thiong Ting.
Menurutnya, mendiang Susyana merupakan sosok yang istimewa bagi putra-putrinya.
"(Almarhumah) merupakan ibu yang sangat istimewa bagi putra-putrinya, beliau penuh cinta, penuh perhatian dan kasih sayangnya telah memberikan pendidikan pertama bagi kami," kata dia.
"Cinta kepada Tuhan, keluarga, dan sesama," tambahnya.
Wakil Presiden Direktur PT Sritex Group tersebut menambahkan keluarga akan meneruskan semangat yang telah diajarkan mendiang Susyana.
"Mamah, tugas kami meneruskan dan mengembangkan ke depannya," ujar dia.
"Ibu juga selalu mengajarkan kita untuk selalu rendah hati beliau, selalu mengingatkan satu filsafat semakin tinggi satu pohon semakin kencang anginnya jadilah seperti pohon bambu yang tahan akan cuaca bencana dan rintangan".
Baca juga: Susyana Lukminto Dimakamkan Hari Ini Pukul 10.00 WIB, Sang Anak : Bersebelahan dengan Makam Bapak
Baca juga: Ternyata Sebelum Jadi Presiden, SBY Sempat Merasakan Jadi Pengangguran, Ini Sosok yang Menolongnya
"Mama Susyana adalah sosok pemikir, wataknya tidak banyak bicara tapi otaknya selalu berjalan disertai disiplin yang sangat tinggi".
"Terima kasih semua kasih sayang pendidikan dan pengetahuan yang telah diberikan sebagai bekal kehidupan kami," tambahnya.
Meninggalkankan Anak dan Cucu
ISusyana Lukminto meninggalkan dua anak laki-laki, tiga anak perempuan, dan satu anak angkat perempuan.
Perempuan 75 tahun yang memiliki nama lain Sie Lie Hwie itu, masih disemayamkan di Thiong Ting Solo tepatnya di ruang Hoo Ik Soen.
Yakni sejak Susyana tutup usia pada Sabtu (20/8/2022) hingga hari ini Jumat (26/8/2022).
Susyana yang akan dimakamkan Shri Garden Delingan Karanganyar itu, selama hidup menjadi Presiden Komisaris Sritex Group.
Selain anak-anaknya, mendiang Susyana juga meninggalkan dua menantu perempuan dan tiga menantu laki-laki.
Tak hanya itu, Susyana memiliki tiga cucu dalam laki-laki, empat cucu luar laki-laki, empat cucu luar perempuan, tiga cucu dalam perempuan hingga dua cucu anak angkat perempuan.
Head of Corporate Comminication PT Sritex, Joy Citradewi mengatakan jenazah Susyana Lukminto akan di makamkan satu kompleks dengan sang suami yakni Lukminto.
Yakni di makam keluarga di Shri Garden, Kelurahan Delingan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.
"Selama 7 hari ke depan masih di Rumah Duka Thiong Ting, nanti tanggal 27 Agustus 2022 dibawa ke pemakaman keluarga di Delingan," ucapnya kepada TribunSolo.com.
"Dimakamkan di kompleks dengan Pak Lukminto," katanya.
Joy mengungkapkan, kesehatan Susyana mulai mengalami penurunan sejak tahun lalu.
Tahun 2021, Susyana melakukan pengobatan di Singapura.
"Keadaan berpulang sangat tenang dan damai, itu merupakan berkah bagi keluarga besar," ucapnya.
Menurutnya, bagi tamu yang hendak melayat diperbolehkan datang ke ruang E,F dan G yang digunakan untuk logistik di Rumah Duka Thiong Ting.
"Untuk tamu VIP nanti kemungkinan datang tanggal 27 Agustus 2022, untuk tamu yang datang saat ini nanti kami cek lagi," terangnya.
Di mana Susyana Lukminto meninggal di usia ke-75 tahun pada Sabtu (20/8/2022).
Susyana meninggalkan 5 orang anak, 7 cucu laki-laki dan 9 cucu perempuan.
Adapun Karangan bunga terus berdatangan di Rumah Duka Thiong Ting, Jalan Kolonel Sutarto Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kota Solo.
Baca juga: Susyana Lukminto Berpulang, Karangan Bunga Banjiri Thiong Ting : Dari SBY hingga Menterinya Jokowi
Baca juga: Kabar Duka : Istri Pendiri Sritex Susyana Lukminto Tutup Usia, Akan Dimakamkan di Delingan
Di mana di rumah duka itu, kini jenazah istri pendiri Sritex Susyana Lukminto disemayamkan.
Pengamatan TribunSolo.com, ada ratusan karangan bunga memenuhi rumah duka itu.
Ucapan duka cita itu dikirim oleh para pejabat dan relasi dari mendiang Susyana Lukminto, di antraanya dari :
1. Mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono
2. Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto
3. Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
4. Menteri Sekretaris Negara Pratikno
5. Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto
6. Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso
7. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
8. KASAD Jendral TNI Dr. Dudung Abdurachman
9. Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Jendral TNI (Purn) Agun Gumelar.
10. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
11. Bupati Sukoharjo Erik Suryani
12. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak
Selain itu ada juga karangan bunga dari Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf.
Dimakamkan di Delingan : Lokasinya Adem
Inilah tempat peristirahatan istri pendiri PT Sritex, Susyana Lukminto di Shri Garden, Kelurahan Delingan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.
Pengamatan TribunSolo.com di lapangan, sepanjang mata pemakaman yang tampak mewah dan asri itu terasa adem.
Maklum, di kawasan itu penuh dengan pohon berwarna hijauh dan kolam nan cantik.
Memasuki komplek Shri Garden, akan melewati Gapura Raksasa.
Gapura tersebut berwarna hitam dan putih dan di melintasi jalan yang bagus.
Baca juga: Jelang Persis Solo vs Madura United, DPP Pasoepati Sambut Hangat K-Conk Mania : Sedulur Saklawase
Gapura itu berada tak jauh dari lokasi pemakaman Taman Memorial Park Delingan.
Terlihat terdapat batu besar bertulisnya "SHRI GARDEN " di dekat pintu masuk.
Sementara di pintu masuk tersebut berupa pagar yang besar dan dalam keaadan tertutup.
Kemudian dari kejauhan, nampak ada masjid besar yang berdiri kokoh di sana.
Terlihat, bangunan tersebut berwarna hijau dan berstruktur bangunan ala Thionghoa.
Selain itu, terdapat bus dan mobil berada di bangunan tersebut.
Secara keseluruhan, kawasan Shri Garden sangat luas.
Baca juga: Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhir, Susyana Lukminto Minta Pulang ke Rumah Solo
Baca juga: Jenazah Susyana Lukminto Sudah Dibawa ke Thiong Ting Solo, Dimakamkan 27 Agustus 2022 Nanti
Salah satu Satpam Shri Garden yang bertugas membenarkan lokasi tersebut merupakan makam keluarga milik pendiri Sritex.
Meskipun begitu, dia tak mau memberikan informasi lebih detail terkait makam keluarga tersebut.
"Mohon maaf, ini makam keluarga, hanya keluarga saja yang diperkenankan masuk, mungkin bisa berkomunikasi dulu dengan keluarga yang di Thiong Ting," singkatnya.
Dimakamkan 27 Agustus Mendatang
Jenazah Komisaris sekaligus Founder PT Sritex Tbk, Susyana Lukminto sudah dibawa ke Thiong Ting Solo, dari rumah duka di Baron, Kecamatan Laweyan, Solo, Sabtu (20/8/2022).
Kedatangan jenazah didampingi keluarga besar, dan sejumlah kerabat, yang mana jenazah tiba sekira pukul 18.00 WIB.
Head of Corporate Communication PT Sritex Joy Citradewi mengatakan, jenazah istri pendiri PT Sritex itu akan berada di rumah duka hingga Sabtu (27/8/2022) mendatang.
"Selama 7 hari kedepan masih di rumah duka Thiong Ting. Nanti tanggal 27 Agustus 2022 pagi dibawa ke Pemakaman Keluarga Delingan. Dimakamkan satu kompleks dengan pak Lukminto," katanya.
Joy mengatakan, kondisi kesehatan Susyana Lukminto mulai menurun sejak tahun lalu.
Susyana Lukminto sempat mendapatkan perawatan medis di Singapura, hingga kembali ke Solo, sebelum tutup usia.
Baca juga: Suasana Thiong Ting Solo, Dibanjiri Karangan Bunga untuk Susyana Lukminto Pendiri PT Sritex Tbk
"Keadaan saat berpulang sangat tenang dan damai, itu merupakan berkah bagi keluarga besar," ujarnya.
Joy menuturkan, keinginan kembali ke Solo atas permintaan Susyana Lukminto sendiri.
"Dibawa ke Solo karena beliau ingin selalu pulang ke Solo, karena kenyamanannya di rumah Solo. Mengingat usia, keluarga mengizinkan," imbuhnya.
Selama 7 hari kedepan, masyarakat yang ingin melayat bisa mendatangi Thiong Ting Solo di ruang F Hoo Ik Soen.
Malam ini, prosesi doa-doa, dan penutupan peti dilakukan.
"Untuk tamu VIP kemungkinan pada tanggal 27 nanti. Untuk yang datang hari ini, kami akan cek lagi," pungkasnya.
Dibanjiri Karangan Bunga
Karangan bunga terus berdatangan ke Thiong Ting, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Sabtu (20/8/2022).
Ratusan karangan bunga itu untuk menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Susyana Lukminto, istri dari Lukminto yang merupakan pendiri PT Sritex di Kabupaten Sukoharjo.
Karangan bunga itu datang dari berbagai perusahaan swasta, maupun BUMN.
Hingga pukul 16.00 WIB, jenazah Susyana Lukminto belum tiba di rumah duka Thiong Ting.
Namun dari pihak keluarga mengarahkan untuk karangan bunga diantar ke Thiong Ting.
Susyana Lukminto meninggal di usia ke-75 tahun.
Wakil Ketua Umum PMS Sumartono Hadinoto mengatakan, Susyana Lukminto memang sudah lama sakit.
Baca juga: Kabar Duka : Istri Pendiri Sritex Susyana Lukminto Tutup Usia, Akan Dimakamkan di Delingan
Almarhum pernah dirawat di Amerika Serikat dan Singapura.
"Kemarin ulang tahun pulang ke Indonesia untuk merayakan ulang tahunnya, lalu di rawat ke Singapura," katanya.
Setelah mendapatkan pewatan medis di Singapura, Susyana Lukminto kembali ke Indonesia.
Dia sempat mendapatkan perawatan medis di Solo, sebelum menghembuskan nafas terakhir.
"Pagi tadi di panggil tuhan jam 02.45 wib. Meninggal di rumah," pungkasnya.
Dimakamkan di Delingan
Pemilik PT Sritex Tbk, Susyana Lukminto meninggal dunia, Sabtu (20/8/2022).
Susyana merupakan istri dari Lukminto, yang merupakan pendiri dari PT Sritex di Kabupaten Sukoharjo.
Susyana Lukminto meninggal di usia ke-75 tahun.
Baca juga: Cerita Karyawan PT Sritex Pemenang Motor Peringatan May Day di Sukoharjo : Semalam Mimpi Dapat Sapi
Baca juga: Megahnya Tumurun Museum Solo, Pamerkan Koleksi Pendiri Sritex, Ada Mobil Dodge Tahun 1932
Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, Susyana Lukminto meninggal sekira pukul 02.45 WIB pagi tadi.
Hal tersebut dibenarkan Manajer Humas PT Sritex Evi Febriana saat dikonfirmasi TribunSolo.com.
"Betul, pagi tadi" katanya.
Ia menuturkan, Susyana Lukminto meninggal dunia karena sakit.
"Beliau sakit," pungkasnya.
Baca juga: Sedot Perhatian Ribuan Warga Solo, Ini Kata Ariel di Tengah Konser NOAH di Gor Sritex Arena
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Susyana Lukminto akan dimakamkan di Shri Garden.
Shri Garden merupakan kompleks makam keluarga yang berlokasi di Desa Jrakah, Kelurahan Delingan, Kabupaten Karanganyar.
Di lokasi itu, juga dimakamkan suami Susyana Lukminto yang juga bos alias pendiri PT Sritex Tbk yakni HM Lukminto.
Makam keluarga tersebut didesain dengan konsep agrowisata agar tidak terkesan seram ketika keluarga berziarah.
Kawasan yang berada di elevasi 361 meter dpl tersebut juga akan dilengkapi toilet, masjid, tempat bermain, taman bunga, pendopo, dan gardu pandang untuk melihat pemandangan kabupaten Karanganyar.
(*)