Berita Sukoharjo Terbaru
Cerita Karyawan PT Sritex Pemenang Motor Peringatan May Day di Sukoharjo : Semalam Mimpi Dapat Sapi
Peringatan Mayday, atau hari buruh di Sukoharjo diisi dengan kegiatan olahraga bersama.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Peringatan Mayday, atau hari buruh di Sukoharjo diisi dengan kegiatan olahraga bersama.
Ratusan buruh mengikuti senam bersama Bupati Sukoharjo, Etik Suryani di Alun-alun Setya Negara Sukoharjo, Sabtu (14/5/2022).
Selain senam bersama, posko vaksinasi juga dibuka untuk buruh atau masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi.
Di penghujung acara, Bupati memberikan sejumlah hadiah, seperti 1 unit motor Yamaha Mio, 6 unit Sepeda, dan sejumlah doorprice lainnya.
Seorang karyawan PT Sritex, Devi Abdullah (30), warga Cuplik, Kecamatan/kabupaten Sukoharjo, beruntung mendapatkan motor Mio tersebut.
"Saya baru ikut acara Mayday dengan senam bersama kali ini. Allhamdulilah, dapat motor," katanya.
Baca juga: Nikmatnya Sambal Belut di Mojolaban Sukoharjo, Gurih dan Pedasnya Bikin Goyang Lidah, Wajib Dicoba
Baca juga: Kejadian Aneh di Nguter Sukoharjo : Maling Tiba-tiba Tewas di Warung,Batal Kuras Barang Pakai Karung
Motor tersebut diundi dengan nomor undian.
Pasca Bupati membacakan nomor undian yang dapat motor, Devi langsung berlari ke arah panggung.
"Semalam saya mimpi dapat sapi. Paginya saya beneran dapat motor," ucapnya.
Ia menuturkan, motor hadiah ini akan dia gunakan untuk mobilitasnya sehari-hari.
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengatakan, May Day tahun ini diberi tema 'Ketupat May Day', karena berdekatan dengan hari raya idul fitri.
"Saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini, semoga melalui kegiatan senam bersama ini mampu meningkatkan sinergitas hubungan antara pemerintah, pengusaha dan seluruh pekerja," ujarnya.
"Sehingga dapat mewujudkan sebuah hubungan yang terus mengedapankan prinsip-prinsip adaptif dan kolaboratif melalui dialogdialog sosial, musyawarah mufakat serta gotong royong antara pengusaha dan pekerja dalam meredam berbagai gejolak di bidang ketenagakerjaan, sehingga mampu mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, khususnya di Kabupaten Sukoharjo," pungkasnya.
(*)