Viral
Viral Oknum Pemuda Ngamuk Minta Makan hingga Rusak Warung di Karawang, Tak Berkutik Dijemput Polisi
Viral di media sosial, video sebuah kedai dirusak oknum pemuda karang taruna di Karawang. Begini nasib pelaku sekarang.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - Viral di media sosial, video sebuah kedai dirusak oknum pemuda karang taruna di Karawang, Jawa Barat.
Adapun video itu viral setelah diunggah sejumlah akun Instagram, seperti @infojawabarat.
Tampak dalam awal video, memperlihatkan suasana kedai yang berantakan.
Baca juga: Jeje Slebew Kini Minta Maaf Setelah Video Dirinya Ngamuk Nanti Foto Tapi Minggir Dulu! Viral
Sejumlah dagangan juga terjatuh berceceran di lantai kedai.
"Kedai kita diobrak-abrik. Hari ini Kedai Sambal Dadak nggak buka dulu, karyawan dan lainnya dihajar dari karang taruna, ini barang buktinya."
"Karang Taruna DS. Sukamakmur dan berserta rombongannya itu. Yang setiap bulan kita kasih malah ngancurin dagangan kita," ucap keterangan dalam video.
Sampai Senin (5/9/2022), video perusakan kedai sudah ditonton hingga lebih dari 10 ribu kali.
Baca juga: Seorang Pemuda Tak Sengaja Potong Sarang Lebah Mematikan, Disengat Ribuan Kali Kemudian Alami Koma
Sementara itu beragam komentar juga mengalir dari warganet.
Diketahui, lokasi kejadian di Jalan Interchange Karawang Barat, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.
Para pelaku perusakan datang ke kedai pada Jumat (2/9/2022) sekitar pukul 17.00 WIB.
Motif perusakan
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomi pun mengonfirmasi sial aksi perusakan itu.
Hal tersebut bermula saat para oknum pemuda datang ke kedai.
Mereka meminta makan kepada karyawan. Namun, karena tidak dibuatkan secara cepat, pemuda-pemuda ini mengamuk.
Baca juga: Misteri Penemuan 3 Mayat dalam 3 Hari di Wonogiri : Dari Wanita hingga Pemuda yang Masih Pakai Helm
"Motifnya mereka minta makan, minta cepat enggak puas. Akhirnya mereka cekcok," kata Tomi, dikutip dari Kompas.com.
Sedangkan, pihak pengelola Kedai Sambal Dadak juga memberikan klarifikasi terkait motif pengrusakan.
Pengelola mengatakan, awalnya para pelaku datang secara rombongan untuk meminta makan.
Padahal waktu itu kedai belum siap dibuka.
Bahkan, minyak untuk menggoreng makanan belum ada di lokasi.
"Malah (pelaku) menyuruh pakek minyak jelantah, tapi kita nggak bisa karena diluar SOP. (Sehingga) Tim Kedai Sambal Dadak sampek beli minyak sementara dulu di Alfa," tulis pengelola kedai di akun instagram @kedaisambaldadak.official.
Pengelola melanjutkan, karena dianggap terlalu lama menyiapkan makanan, terjadilah aksi pengrusakan oleh para pelaku.
"Cuma 10 menitan (menyiapkan makanan) dalam kedaan kedai belum ready loh. Dan makan udah dikasih, kenapa masih mau ngamuk?," tulisnya.
Baca juga: Viral Siswa SD di Mataram Trauma Gara-gara Diserang Murid SMP, Terungkap Dugaan Penyebabnya
7 orang jadi tersangka
Polisi yang menerima laporan kejadian ini langsung bergerak cepat dan mengamankan 14 orang terduga pelaku.
Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono menyebut, 7 orang diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka pengrusakan.
Identitas mereka nyakni MYN, HMS, RS, MYD, BY, RF, dan SA.
"Tujuh orang sudah kita tetapkan tersangka," tegas Aldi, dikutip dari Kompas.com.
Aldi menambahkan, para tersangka sudah ditahan.
Mereka dijerat pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.
Baca juga: Persis Solo Kebanjiran Pelamar, Bos Kevin & Kaesang Sampai Dibuat Capai Interview Calon Pelatih Baru
Ajak lawan aksi premanisme
Aldi dalam kesempatannya juga mengajak masyarakat untuk melawan aksi premanisme.
Termasuk pro aktif dan berani melaporkan ke pihak kepolisian ke nomor 0822-1127-2003 atau call center bebas pulsa 110.
Aldi memastikan, setiap laporan akan ditangani secara serius.
"Saya pastikan saya akan ditindak tegas. Saya tidak pandang bulu, karena Karawang harus nyaman dan aman dari gangguan apapun itu," ucapnya, dikutip dari TribunBekasi.com. (*)