Berita Nasional

Menteri BUMN Erick Thohir: Harga Pertamax Bisa Turun Jika Harga Minyak Mentah Dunia Turun

Namun, untuk BBM jenis Pertalite dan Solar, Erick menyebutkan bahwa mekanisme harganya akan berbeda.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengusaha Erick Thohir memberikan keterangan sebelum meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (21/10/2019). Menurut rencana, presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

TRIBUNSOLO.COM - Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax ada kemungkinan bakal turun kembali.

Hal tersebut diutarakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Dia mengatakan, hal tersebut bisa saja terjadi jika harga minyak mentah dunia turun.

Baca juga: Cara Mengajukan Diri Agar Dapat BLT BBM Rp 600 Ribu, Lewat Aplikasi Cek Bansos Simak Tahapannya

"Banyak yang bicara, nanti kalo harga minyak dunia turun gimana?"

"Ya pastinya (harga BBM) turun," ucap Erick di Grha Pertamina, Jakarta, Rabu (7/9/2022).

"Harga minyak dunia mungkin sekarang 95 dolar AS per barel, kemudian nanti turun ke 75 dolar AS per barel,"

"Berarti Pertamax akan harga pasar. Jadi bisa aja turun," sambungnya.

Baca juga: Pesawat Latih Bonanza Milik TNI AL Jatuh di Selat Madura, Ada 2 Kru di Dalamnya

Namun, untuk BBM jenis Pertalite dan Solar, Erick menyebutkan bahwa mekanisme harganya akan berbeda.

Hal ini dikarenakan Pertalite dan Solar merupakan bagian dari BBM subsidi. Sehingga perhitungan harga jualnya berbeda-beda.

"Tapi apakah Solar dan Pertalite nanti akan harga pasar? Ya enggak bisa, itu (BBM) subsidi," papar Erick.

Ia kembali mengungkapkan, pada dasarnya kebijakan penyesuaian harga BBM oleh Pemerintah adalah langkah bijak.

Agar anggaran subsidi negara tidak membengkak imbas fluktuasi harga minyak dunia.

Baca juga: BSU Bantuan Subsidi Upah Rp 600 Ribu Disalurkan Melalui 5 Bank dan Kantor Pos

"Yang mesti diingat, apa yang dilakukan Pemerintah hari ini untuk mengurangi subsidi," pungkasnya.

Harga Pertamax pada Sabtu (3/9/2022) telah naik menjadi Rp14.500 per liter.

Sebelumnya BBM nonsubsidi tersebut dibanderol Rp12.500. (*)

(Tribunnews.com/Bambang Ismoyo)

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved