Berita Klaten Terbaru

Nasib Dua Emak-emak di Klaten : Senang Ambil BLT BBM Sebesar Rp 1,5 Juta, Uang Raib Usai Dijambret

Total Bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) yang dijambret senilai Rp 500 ribu.

Penulis: Ibnu DT | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Ibnu DT
Korban penjambretan uang BLT BBM yakni Binem di Dusun Jagalan, Desa Jogosetran, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten. Uang Rp 600 ribu raib. 

Lantaran dirinya mendapatkan uang dengan nominal yang sama selepas adzan magrib.

"Alhamdulillah kemarin malam sehabis magrib, uang saya yang dicuri ditukar sama Pak Kapolres lewat Pak Kapolsek," jelas dia.

"Tidak hanya uang, tapi saya juga mendapatkan beras sebanyak 3 kantong plastik," terangnya sambil tersenyum bahagia.

Kepala Desa Jogosetran, Priyadi membenarkan jika penjambretan itu menimpa 2 warganya yakni Binem dan Partini.

Dirinya menegaskan jika kedua peristiwa itu dilakukan oleh pelakunya berbeda.

Hal itu berdasarkan dari perbedaan ciri-ciri kendaraan, fisik ditambah dengan waktu kejadian yang dialami kedua warganya itu.

"Kejadian yang pertama itu dari kecamatan jarak 50 meter atau jalan di daerah timur Desa Tambongwetan, sedangkan kejadian kedua itu lokasinya sekitar Polsek Kalikotes tepatnya di utara Desa Krajan," tambahnya.

Ditegaskan Kades Jogosetran, jika kedua peristiwa itu terjadi di daerah persawahan yang jauh dari keramaian dan pemukiman warga.

"Untuk kejadian Binem, kehilangan uang Rp 600 ribu dari Rp 500 ribu bantuan BLT dan uang pribadi dan surat-sura," aku dia.

"Sedangkan kejadian untuk Partini kehilangan uang Rp 900 ribu, uang pribadinya Rp 400 ribu dan bantuan BLT Rp 500 ribu dan surat-surat juga," tambahnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan jika Kapolres hanya mengetahui satu kejadian yang dialami Binem, sedangkan kejadian yang dialami Partini baru dilaporkan ke pihak Kepolisan setempat hari ini.

"Kita ditelepon Pak Kapolsek bahwa beliau diberi mandat dari Kapolres untuk memberikan bantuan kepada Binem senilai Rp 600 ribu dan beras. Saat itu Pak Kapolres hanya memberikan 1 bantuan saja karena tidak tahu kalau ada 2 kejadian," ungkapnya.

"Sedangkan satu korban lagi, mendapatkan bantuan dari kami pemerintah desa," tambahnya.

Dirinya berharap dengan datangnya bantuan dari banyak donatur ini, dapat mengobati kekecewaan dari para korban lantaran kejadian kemarin.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah membenarkan kejadian tersebut, namun hingga sore hari baru ada satu laporan saja yang masuk.

"Untuk saat ini belum ada data terkait penjambretan yang dialami Ibu Partini. Namun korban sedang proses pemeriksaan di Kalikotes," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved