Kuliner Solo
Daftar Makanan Khas Wonogiri yang Wajib Dicoba: Besengek, Mie Pentil hingga Cabuk Wijen
Kuliner khas yang wajib dicoba jika bertandang ke Wonogiri: 1. Besengek 2. Mie Pentil 3. Cabuk Wijen 4. Pindang Kambing 5. Nasi Tiwul
Penulis: Reza Dwi Wijayanti | Editor: Rifatun Nadhiroh
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Reza Dwi Wijayanti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Berkunjung ke suatu daerah tak lengkap rasanya jika tidak mencoba makanan khasnya.
Sama halnya jika bertandang ke Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Pasalnya Wonogiri memiliki makanan khas yang populer seperti Cabuk Wijen, Tiwul, hingga Besengek.
Baca juga: Kuliner Unik Karanganyar: Pizza Sijarwo, Makanan Kekinian Berbahan Singkong Jarak Towo Khas Jatiyoso
Baca juga: Kuliner Enak di Sragen : Soto Kondang Rasa Langganan Wakil Bupati Sragen, Rasa Daging Sapinya Khas
Berikut kuliner khas Wonogiri yang wajib dicoba:
1. Besengek
Besengek merupakan makanan yang terbuat dari tempe melanding dan cabai hijau.
Melansir dari Kompas.com, salah satu penjual bernama Lilis Endang, mebeberkan ciri khas makanan ini.

"Terbuat dari tempe mlanding sama cabai hijau kadang ditambah dengan kulit melinjo," katanya dikutip dari Kompas.com.
Sementara itu, cita rasa besengek sangat gurih.
Kuliner khas ini memiliki aroma ketumbar yang kuat.
Makanan ini juga menggunakan bunga melinjo.
Besengek Wonogiri identik dengan tempe melanding atau tempe yang terbuat dari petai cina.
Sajian besengek mirip dengan tempe terik.
2. Mie Pentil atau Mie Glondong

Makanan selanjutnya adalah Mie Pentil.
Kuliner ini juga dikenal dengan beberapa nama seperti mie glondong, mie geol, mie kolor hingga mie odol.
Punya rasa yang kenyal dan cukup kental, ternyata mie pentil terbuat dari tepung pati singkong atau tepung tapioka.
Mie yang cukup tebal itu disajikan bersama dengan aneka sayuran seperti daun bayam, kecambah, kacang panjang.
Sajian itu pun sangat menarik karena mi berwarna kuning.
Cita rasa semakin nikmat saat mi dan sayuran diguyur dengan sambal kacang.
3. Cabuk Wijen

Karena suhu di Wonogiri cukup panas membuatnya hanya bisa ditumbuhi beberapa tanaman kuat seperti wijen, singkong, dan lainnya.
Hasil dari tanaman tersebut juga mempengaruhi kuliner khasnya.
Salah satu kuliner dari tanaman tersebut adalah Cabuk Wijen.
Dari namanya pasti Anda sudah tahu jika makanan tersebut terbuat dari wijen.
Uniknya, cambuk wijen khas Wonogiri memiliki warna hitam.
Biasanya cambuk wijen diolah seperti pepes, namun ukurannya lebih kecil.
Untuk menghasilkan rasa yang enak, cambuk wijen dicampur dengan bumbu-bumbu lalu dibungkus daun pisang.
Selanjutnya dikukus dan dibakar.
4. Pindang Kambing

Pindang Kambing merupakan kuliner unik Wonogiri yang dicari banyak orang.
Bagi yang belum tahu, pindang kambing merupakan makanan berbahan dasar tepung tapioka atau tepung gaplek dan kikil kambing yang dimasak bersamaan.
Karena terbuat dari tepung tapioka sehingga teksturnya kental seperti bubur.
Kemudian disajikan bersama kikil, babat, iso paru dan jeroan kambing lainnya.
5. Nasi Tiwul
Tiwul merupakan makanan khas Wonogiri yang berbahan dasar singkong.
Singkong yang digunakan biasanya disebut gaplek atau singkong yang sudah dikeringkan.

Lalu dihaluskan dan diolah bersama gula jawa.
Makanan ini mudah sekali ditemukan di Wonogiri.
Baca juga: Wisata Kuliner Jogja: Tiga Spot Kuliner Malam yang Terkenal Enak dan Legendaris di Yogyakarta
Baca juga: Daftar Kuliner Pedas di Solo, Cocok Dinikmati saat Libur Akhir Pekan
Lokasi yang banyak menjual Nasi Tiwul adalah pasar.
Harga yang ditawarkan cukup terjangkau.
Seporsi Nasi Tiwul sudah lengkap dengan lauknya.
(*)