Berita Daerah

BLT di Brebes dan Blora Dipotong, Gubernur Ganjar Pranowo Berikan Peringatan: Jangan Main-main!

Di Desa Cikakak, Banjarharjo, Brebes, penerima BLT BBM diminta iuran Rp 100 ribu untuk acara sedekah bumi atau Bumian tahun 2023.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Tribunnews
Ganjar Pranowo saat kunjungi redaksi Tribun 

TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada seluruh aparatur pemerintahan sampai tingkat desa untuk tidak memotong dengan alasan apa pun.

Ia meminta agar polisi menindak tegas jika menemukan kasus pemotongan dana BLT.

"Jangan potong BLT untuk alasan apa pun. Saya bilang tindak tegas kalau melakukan itu,"

"Jangan main-main yang urusan rakyat ini," kata Ganjar usai menghadiri acara di Universitas Diponegoro, Semarang, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: BLT BBM Dipotong Rp 20 Ribu Bagi yang Ikhlas di Dusun Nglego Kabupaten Blora, Videonya Viral

Diberitakan sebelumnya, penerima BLT BBM di Brebes dan Blora mengeluhkan adanya potongan.

Di Desa Cikakak, Banjarharjo, Brebes, penerima BLT BBM diminta iuran Rp 100 ribu untuk acara sedekah bumi atau Bumian tahun 2023.

Iuran tersebut diserahkan ke masing-masing RT setelah warga penerima manfaat menerima bantuan dari Kantor POS.

Sementara, di Blora, Ganjar mendapatkan laporan terkait dugaan penyunatan dana BLT BBM di Dukuh Nglego, Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Kasus tersebut diduga dilakukan oleh istri perangkat desa sempat dengan modus memotong bantuan sebesar Rp 20 ribu per KPM.

Baca juga: Wulan Guritno Bantah Sudah Menikah Lagi, Masih Pacaran dengan Sabda Ahessa

Berdasarkan hasil pemeriksaan, istri perangkat desa tersebut memotong dana BLT BBM setelah penerima bantuan menerima uang.

Alasan pemotongan tersebut digunakan untuk iuran.

"Tadi saya kontak dengan Bupati Blora. Hari ini sudah diperiksa polisi, alasannya tidak tahu,"

"Besok pagi seluruh Kades akan dikumpulkan, dan Bupati Blora minta agar saya ikut bicara dan besok saya akan ikut bicara," kata Ganjar.

"Ini berlaku untuk seluruh desa. Bukan hanya di Blora,"

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved