Berita Solo Terbaru

Pemilihan Rektor UNS Masa Bakti 2023-2028 Dimulai, Rektor Jamal Apresiasi Pembentukan P3CR

Prof. Jamal Wiwoho memiliki harapan yang positif pada pemilihan rektor baru mendatang. Dia berharap pemilihan tersebut bisa sukses.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
Tribunsolo.com/Eka Fitriani
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jamal Wiwoho. 

Laporan wartawan Tribunsolo.com, Eka Fitriani 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Masa Bakti 2019-2023, Prof. Jamal Wiwoho berharap Pemilihan Rektor UNS Masa Bakti 2023-2028 saat ini bisa lebih sukses.

Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR) saat ini telah dibentuk oleh Majelis Wali Amanat (MWA).

Selain mengutarakan harapannya untuk Pemilihan Rektor UNS Masa Bakti 2023-2028 dan suksesornya kelak, Prof. Jamal turut memberikan apresiasi atas terbentuknya P3CR oleh Majelis Wali Amanat (MWA) UNS.

"Saya mengapresiasi karena sudah ada peraturan-peraturan yang mengatur tentang pemilihan rektor,” katanya, Rabu (28/9/2022).

“Termasuk di dalamnya teknis, tata acara pemilihan rektor, dan di dalamnya juga terbentuk Pokja Kominfo, Pokja Administrasi, dan Pokja Perlengkapan," katanya.

P3CR sendiri bertugas untuk menjaring dan menyaring bakal calon Rektor UNS dan dibentuk sebagai wujud keseriusan MWA UNS dalam memilih pimpinan universitas yang terbaik.

Dalam pelaksanaannya, P3CR didukung dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sebagai tim teknis. Tim ini juga dipantau kinerjanya oleh Panitia Pengawas (Panwas) P3CR yang melibatkan tiga organ di UNS, yakni Senat Akademik, Pimpinan dan Dewan Profesor.

Prof. Jamal yang masa baktinya sebagai Rektor UNS berakhir pada tahun 2023 mendatang menilai keberadaan P3CR membantu UNS mendapatkan sosok rektor yang terbaik.

"Pergantian pimpinan dalam sebuah perguruan tinggi adalah proses yang biasa karena rektor, wakil rektor, dekan, dan wakil dekan adalah tugas tambahan,” katanya.

Baca juga: Syarat Nyalon Rektor UNS Solo 2023 : Wajib Bergelar Doktor, Tidak Harus Berasal dari Kampus UNS

Dirinya berharap "hajatan besar" kali ini berlangsung secara damai.

Prof. Jamal saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) tersebut ingin suksesornya kelak lebih berprestasi dari dirinya.

"Saya sangat berharap bahwa sejak proses pendaftaran, penjaringan, penyaringan, pemilihan, dan pelantikan berjalan dengan suasana yang baik dan damai," katanya.

Prof. Jamal mengingatkan agar di masa-masa seperti ini sivitas akademika UNS selalu membangun harmoni.

Dengan begitu, proses pergantian rektor dan wakil rektor yang dilanjutkan dengan pemilihan dekan, wakil dekan, hingga kepala program studi (kaprodi) berlangsung dengan tertib.

"Saya selalu mengatakan, mari bersama-sama memajukan UNS dengan harmoni kebersamaan," tuturnya.

Seperti diketahui, sosialisasi pemilihan Rektor akan berlangsung selama 27 September-11 April 2023.

Dimulai dengan memanfaatkan perangkat media massa dan media sosial, penjaringan Bakal Calon Rektor, pemilihan calon Rektor oleh MWA hingga rapat pleno MWA dan agenda pemilihan Rektor. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved