Berita Karanganyar Terbaru

Perajin Tahu di Karanganyar Wawas, Jika Harga Kedelai Naik Terus, Usahanya Bisa Gulung Tikar

Perajin tahu dan tempe di Kabupaten Karanganyar pusing tujuh keliling karena harga kedelai naik.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Penampakan tahu di rumah produksi yang berada di Tegalan, Lalung, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Rabu (28/9/2022). Para perajin kebingungan karena harga kedelai mahal. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Perajin tahu dan tempe di Kabupaten Karanganyar pusing tujuh keliling karena harga kedelai naik.

Kini harga kacang kedelai impor dihargai Rp 13 ribu per kilogram.

Perajin tahu asal Lalung, Nuryati sedih, karena selama menggeluti usai itu 20 tahun, harga kedelai naik terus menerus.

"Harga bahan baku naik, kemudian diikuti harga bahan bakar, serta upah tenaga, juga ikut naik, namun untuk harga jual tahu hanya naik sedikit," ucap Nuryati kepada TribunSolo.com, Rabu (29/8/2022).

Nuryati mengatakan perbedaan harga kenaikan harga bahan baku dengan harga jual hasil produksi jauh.

Hal ini, dikatakannya untuk harga tahu dalam satu kotak berukuran 40 sentimeter x 40 sentimeter, atau jika diecer dijual Rp 500 per pcs, atau Rp 1000 per 3 pcs.

"Kalau naik-naik terus (harga kedelai), lama-lama gak payu (laku), keuntungan kami jadi menurun, bisa-bisa gulung tikar," ujar Nuryati.

Baca juga: Emak-emak Boyolali Jangan Kaget Jika Ukuran Tempe Makin Menciut : Kedelai Mahal,Tembus Rp 13 Ribu/Kg

Baca juga: Nasib Produsen Tahu di Boyolali, Harga Kedelai Terus Naik: Tak Balik Modal

Dia menuturkan meski harga kedelai impor mengalami kenaikan secara bertahap, pihaknya tetap memproduksi tahu setiap harinya.

Ia menjelaskan, dalam sehari telah memproduksi 1 kuintal kedelai, dan menghailkan sebanyak 60 loyang kotak ukuran 40 sentimeter x 40 sentimeter.

"Kami tetap produksi setiap hari namun sediki-sedikit, dan hasil produksi kami, dijual ke pasar, harapan kami, harga bahan baku segera stabil," pungkasnya

Produsen Tempe di Boyolali

Emak-emak jangan kaget jika tahu atau tempe yang dibeli belakang ini tak seperti sebelumnya.

Di mana ukurannya tak sebesar biasanya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved