Viral

Viral Cuitan Soleh Solihun Kena Pungli saat Perpanjangan STNK di Samsat, Simak Prosedur Sebenarnya

Sebuah cuitan oleh Komedian Soleh Solihun dalam akun Twitter @solehsolehun pada Selasa (27/9/2022), menjadi perhatian masyarakat.

(KOMPAS.com/Tria Sutrisna)
Komedian Soleh Solihun bersama Kanit Samsat Polres Metro Jakarta Selatan AKP Mulyono saat ditemui di Samsat Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022). 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah cuitan oleh Komedian Soleh Solihun dalam akun Twitter @solehsolehun pada Selasa (27/9/2022), menjadi perhatian masyarakat.

Dalam cuitannya ia membagikan cerita soal dugaan praktik pungutan liar (pungli) saat pembayaran pajak.

Baca juga: Pria di Sragen Palsukan STNK untuk Motor Bodong, Dijual Murah di Facebook  

Soleh mengaku tiba di Mapolda Metro Jaya Selasa sekitar pukul 08.00 WIB.

Ia yang bermaksud untuk memperpanjang masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) lima tahunan kemudian melakukan cek fisik kendaraan.

Namun, pada saat proses cek fisik kendaraan itu, Soleh mengaku dimintakan uang Rp 30.000 oleh oknum petugas Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.

Adapun cek fisik kendaraan saat proses perpanjang STNK dan mendapatkan pelat nomor baru tidak dikenakan biaya sama sekali.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Polri tidak ada penetapan cek fisik dipungut biaya alias gratis.

Baca juga: Cara Urus Pajak STNK yang Telah Mati, Berikut Syarat yang Diperlukan hingga Perhitungan Dendanya

Dilansir dari Kompas.com, Berikut syarat untuk memperpanjang STNK yang harus dipenuhi oleh pemilik kendaraan:

  1. Membawa STNK asli dan fotokopi
  2. Membawa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan fotokopi
  3. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopi sesuai dengan data pemilik kendaraan
  4. Surat kuasa apabila diwakilkan
  5. Untuk pemilik kendaraan atas nama perusahaan, maka harus melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) perusahaan.

Baca juga: Viral Pria Diduga Oknum Polisi Pukul Kepala Ojol hingga Sita SIM & STNK, Ini Kata Polda Metro Jaya

Kemudian, berikut ini prosedur yang harus dilalui oleh pemilik kendaraan:

  1. Mendatangi kantor Samsat sesuai domisili, membawa persyaratan yang dibutuhkan.
  2. Mengisi formulir perpanjang STNK tahunan yang tersedia di loket atau meja informasi Samsat.
  3. Menyerahkan formulir ke loket pendaftaran, Perlu diingat, loketnya berbeda dengan loket perpanjangan pajak 5 tahunan, serta dibedakan antara mobil dan motor. Sehingga, pemilik kendaraan perlu teliti.
  4. Tunggu panggilan.
  5. Jika berkas lengkap, petugas loket akan menyerahkan lembar berisi informasi pajak yang harus dibayarkan.

(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved