Berita Nasional

Operasi Zebra Jaya 3-6 Oktober 2022: Pelat Kendaraan Milik Pejabat Jika Melanggar Juga Akan Ditilang

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman menyebut dalam operasi ini semua pelanggar akan ditindak walaupun kendaraan berpelat dewa

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI
ILUSTRASI : Petugas kepolisian mengarahkan pengendara sepeda motor untuk diperiksa surat-surat kendaraan bermotor saat berlangsung operasi Zebra Progo di taman parkir Abu Bakar Ali, Kota Yogyakarta, Kamis (2/11/2017). 

TRIBUNSOLO.COM - Para pengguna kendaraan bermotor di jalan, sebaiknya lengkapi perlengkapanmu berkendaraan dari surat-surat hingga alat perlindungan kepala seperti helm ber-SNI, juga jangan sampai melanggar rambu lalu lintas.

Selama dua pekan mulai 3-6 Oktober 2022, akan digelar serentak Operasi Zebra Jaya 2022.

Tdak akan ada pengecualian saat menindak para pelanggar.

Baca juga: Evaluasi CFD Perdana di Colomadu : Masih Ada Sepeda Motor Nekat Menerobos, Petugas Harus Lebih Sigap

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman menyebut dalam operasi ini semua pelanggar akan ditindak walaupun kendaraan 'berpelat dewa'.

Diketahui, istilah kendaraan pelat dewa merupakan kendaraan berpelat khusus atau istimewa yang biasa digunakan para pejabat negara.

"Gak ada (pelat dewa/pelat khusus), gak ada semuanya kita tindak," kata Latif saat dihubungi wartawan, Sabtu (1/9/2022).

Meski begitu, Latif menjelaskan setiap penindakan tidak semua berujung penilangan. Tetapi bisa merujuk pada sanksi teguran ke setiap pelanggar.

Baca juga: SAH! Catherine Wilson Lepas Status Janda Resmi Menikah dengan Idham Mase, Intip Foto-fotonya

Kecuali, lanjut Latif, pelanggaran yang terekam kamera electronic traffic law enforcement (e-TLE) yang secara otomatis akan dilakukan penilangan.

"Yang dimaksud dengan tidak ada penilangan manual itu ada Operasi itu apa mengejar target tilang itu tidak, kalau begitu dengan elektronik itu," jelasnya.

Operasi ini digelar dengan tujuan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang Presisi. 

Baca juga: Oknum Polisi yang Terima Uang Rp 600 Ribu saat Tilang Sopir Travel di Tol Bocimi, Kini Dimutasi

Berikut selengkapnya sasaran Operasi Zebra Jaya dikutip dari TMC Polda Metro Jaya:

1. Melawan ArusPasal 287 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Sanksi denda paling banyak Rp 500 ribu.

2. Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol
Pasal 293 UU LLAJ. Sanksi denda paling banyak Rp 750 ribu.

3. Menggunakan HP saat Mengemudi
Pasal 283 UU LLAJ. Sanksi denda paling banyak Rp 750 ribu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved